Bos Intelijen Ukraina Klaim Mampu Menyadap Pejabat Tinggi Rusia

Selasa, 09 Desember 2025 - 11:29 WIB
Pekan lalu, The Guardian mengutip seorang mantan pejabat intelijen AS yang mengatakan kebocoran tersebut kemungkinan berasal dari Washington, mungkin oleh seseorang yang menentang kebijakan Trump.

Berbicara kepada Kommersant bulan lalu, Ushakov menyatakan bahwa kebocoran tersebut mungkin merupakan bagian dari kampanye melawan Witkoff, dan mengatakan beberapa materi tersebut palsu. Dia memperingatkan bahwa mengungkapkan pembicaraan rahasia semacam itu dapat merusak kepercayaan antara AS dan Rusia, membandingkan kasus tersebut dengan skandal Mike Flynn tahun 2017, ketika kebocoran panggilan telepon Rusia memaksa penasihat keamanan nasional Trump untuk mengundurkan diri.

Seorang pejabat senior Trump memberikan pandangan berbeda, mengatakan kepada WSJ bahwa kebocoran tersebut kemungkinan berasal dari badan intelijen asing. Pejabat tersebut mengatakan target sebenarnya adalah Ushakov, yang juga terekam berbicara dengan utusan Kremlin, Kirill Dmitriev.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!