Jet Tempur J-15 China Bidik F-15 Jepang, PM Takaichi Janji Merespons Tegas
Senin, 08 Desember 2025 - 12:48 WIB
Konfirmasi visual tidak memungkinkan karena jarak yang jauh, kata kementerian tersebut, yang menyatakan tidak ada kerusakan atau cedera dalam insiden itu.
Penguncian radar kendali tembakan adalah salah satu tindakan paling mengancam yang dapat dilakukan pesawat militer karena menandakan potensi serangan, yang memaksa pesawat yang menjadi target untuk mengambil tindakan mengelak.
Ini adalah pertama kalinya Kementerian Pertahanan Jepang mengungkapkan adanya tindakan penguncian radar oleh pesawat tempur China, menurut laporan kantor berita Kyodo, Senin (8/12/2025).
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan pada hari Minggu bahwa insiden tersebut "berbahaya dan sangat disesalkan".
"Pencahayaan radar ini melampaui apa yang diperlukan untuk penerbangan pesawat yang aman," ujarnya.
Pada hari Minggu, Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Funakoshi Takehiro memanggil Duta Besar China Wu Jianghao. "Dan menyampaikan protes keras bahwa tindakan berbahaya tersebut sangat disesalkan," kata Kementerian Luar Negeri Jepang.
China membantah klaim Jepang sebagai sama sekali tidak sesuai dengan fakta, dan malah menuduh pasukan bela diri Jepang telah dengan jahat menguntit dan menindas kelompok kapal induk Liaoning saat sedang melakukan latihan tempur.
"Pihak Jepang berulang kali mengirim pesawat untuk menyusup ke zona latihan dan pelatihan yang telah ditetapkan dan diumumkan China sebelumnya," kata Kolonel Senior Zhang Xiaogang, juru bicara Kementerian Pertahanan China.
Penguncian radar kendali tembakan adalah salah satu tindakan paling mengancam yang dapat dilakukan pesawat militer karena menandakan potensi serangan, yang memaksa pesawat yang menjadi target untuk mengambil tindakan mengelak.
Ini adalah pertama kalinya Kementerian Pertahanan Jepang mengungkapkan adanya tindakan penguncian radar oleh pesawat tempur China, menurut laporan kantor berita Kyodo, Senin (8/12/2025).
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan pada hari Minggu bahwa insiden tersebut "berbahaya dan sangat disesalkan".
"Pencahayaan radar ini melampaui apa yang diperlukan untuk penerbangan pesawat yang aman," ujarnya.
Pada hari Minggu, Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Funakoshi Takehiro memanggil Duta Besar China Wu Jianghao. "Dan menyampaikan protes keras bahwa tindakan berbahaya tersebut sangat disesalkan," kata Kementerian Luar Negeri Jepang.
China membantah klaim Jepang sebagai sama sekali tidak sesuai dengan fakta, dan malah menuduh pasukan bela diri Jepang telah dengan jahat menguntit dan menindas kelompok kapal induk Liaoning saat sedang melakukan latihan tempur.
"Pihak Jepang berulang kali mengirim pesawat untuk menyusup ke zona latihan dan pelatihan yang telah ditetapkan dan diumumkan China sebelumnya," kata Kolonel Senior Zhang Xiaogang, juru bicara Kementerian Pertahanan China.
Lihat Juga :