Bersitegang, Jet Tempur Jepang dan China Saling Berhadapan di Atas Pasifik
Senin, 08 Desember 2025 - 06:54 WIB
Hubungan antara Beijing dan Tokyo memburuk setelah Takaichi—perdana menteri perempuan pertama Jepang dan seorang konservatif garis keras—menjabat pada akhir Oktober. Dia menyatakan bahwa setiap upaya Beijing menggunakan kekuatan untuk “menyatukan kembali” Taiwan yang berpemerintahan sendiri dapat dianggap sebagai “situasi yang mengancam kelangsungan hidup”, sehingga memicu respons militer berdasarkan hukum Jepang. Pernyataan itu memicu anggapan China bahwa Jepang ikut campur dalam urusan internalnya.
Beijing juga mengecam pernyataan Takaichi sebagai “sangat jahat” dan “sangat provokatif”, dengan mengatakan bahwa hal itu melanggar prinsip "Satu-China" yang mengakui Taiwan sebagai bagian integral dari China.
Beijing memperingatkan bahwa isu Taiwan merupakan urusan internal China, dan setiap upaya Jepang untuk ikut campur akan dianggap sebagai “tindakan agresi” yang dapat memicu pembalasan keras.
Taiwan telah mempertahankan pemerintahan de facto sendiri sejak 1949, namun tidak pernah mendeklarasikan kemerdekaan. China berulang kali menyatakan bahwa tujuan akhirnya adalah “penyatuan kembali secara damai”, tetapi menegaskan tidak akan ragu menggunakan kekuatan jika pulau itu secara resmi memilih untuk memisahkan diri.
Beijing juga mengecam pernyataan Takaichi sebagai “sangat jahat” dan “sangat provokatif”, dengan mengatakan bahwa hal itu melanggar prinsip "Satu-China" yang mengakui Taiwan sebagai bagian integral dari China.
Beijing memperingatkan bahwa isu Taiwan merupakan urusan internal China, dan setiap upaya Jepang untuk ikut campur akan dianggap sebagai “tindakan agresi” yang dapat memicu pembalasan keras.
Taiwan telah mempertahankan pemerintahan de facto sendiri sejak 1949, namun tidak pernah mendeklarasikan kemerdekaan. China berulang kali menyatakan bahwa tujuan akhirnya adalah “penyatuan kembali secara damai”, tetapi menegaskan tidak akan ragu menggunakan kekuatan jika pulau itu secara resmi memilih untuk memisahkan diri.
(mas)
Lihat Juga :