Jenderal Zionis: Angkatan Darat Israel Krisis Tentara Terburuk dalam Sejarah, Terancam Lumpuh Total
Senin, 01 Desember 2025 - 11:14 WIB
Brik mengatakan divisi sumber daya manusia Angkatan Darat telah beroperasi "tanpa profesionalisme atau tanggung jawab" selama bertahun-tahun dan mengabaikan masalah-masalah inti dalam mengelola sumber daya manusia dan menilai kebutuhannya.
"Militer menderita kebutaan informasi karena sistem yang ketinggalan zaman dan basis data yang terfragmentasi," imbuh dia.
Brik memperingatkan bahwa krisis sumber daya manusia dapat berkembang menjadi "kelumpuhan total" bagi Angkatan Darat Israel.
Militer Zionis Israel telah membunuh lebih dari 70.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dalam pembantaian di Gaza sejak Oktober 2023.
Militer Israel juga telah menghancurkan sebagian besar wilayah kantong Palestina tersebut hingga menjadi reruntuhan dan menggusur hampir seluruh penduduknya.
"Militer menderita kebutaan informasi karena sistem yang ketinggalan zaman dan basis data yang terfragmentasi," imbuh dia.
Brik memperingatkan bahwa krisis sumber daya manusia dapat berkembang menjadi "kelumpuhan total" bagi Angkatan Darat Israel.
Militer Zionis Israel telah membunuh lebih dari 70.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dalam pembantaian di Gaza sejak Oktober 2023.
Militer Israel juga telah menghancurkan sebagian besar wilayah kantong Palestina tersebut hingga menjadi reruntuhan dan menggusur hampir seluruh penduduknya.
(mas)
Lihat Juga :