Jenderal Zionis: Angkatan Darat Israel Krisis Tentara Terburuk dalam Sejarah, Terancam Lumpuh Total
Senin, 01 Desember 2025 - 11:14 WIB
Brik menulis bahwa banyak perwira menginginkan pemecatan segera dan rekrutan yang lebih muda menolak menandatangani kontrak jangka panjang, yang menyebabkan kekurangan staf yang luas di seluruh militer.
Menurutnya, penurunan tajam jumlah personel kini menghambat pemeliharaan peralatan dan pengoperasian sistem tempur.
Analis militer tersebut memperingatkan bahwa situasi ini dapat segera menyebabkan Angkatan Darat "kehilangan kemampuannya untuk berfungsi sepenuhnya."
Dia menyalahkan para kepala staf secara berturut-turut atas "keputusan yang buruk" dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pemangkasan personel yang besar dan masa tugas yang lebih pendek—tiga tahun untuk pria dan dua tahun untuk wanita—yang menurutnya menciptakan "kesenjangan besar yang tidak dapat segera diperbaiki."
"Kesenjangan ini mendorong para profesional berpengalaman keluar dari dinas, sementara personel yang tidak siap dalam peran-peran sensitif tidak mampu menghadapi tantangan medan perang saat ini," ujarnya, seperti dikutip dari TRT World, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, penurunan tajam jumlah personel kini menghambat pemeliharaan peralatan dan pengoperasian sistem tempur.
Angkatan Darat Israel Bisa Lumpuh Total
Analis militer tersebut memperingatkan bahwa situasi ini dapat segera menyebabkan Angkatan Darat "kehilangan kemampuannya untuk berfungsi sepenuhnya."
Dia menyalahkan para kepala staf secara berturut-turut atas "keputusan yang buruk" dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pemangkasan personel yang besar dan masa tugas yang lebih pendek—tiga tahun untuk pria dan dua tahun untuk wanita—yang menurutnya menciptakan "kesenjangan besar yang tidak dapat segera diperbaiki."
"Kesenjangan ini mendorong para profesional berpengalaman keluar dari dinas, sementara personel yang tidak siap dalam peran-peran sensitif tidak mampu menghadapi tantangan medan perang saat ini," ujarnya, seperti dikutip dari TRT World, Senin (1/12/2025).
Lihat Juga :