Eks Jenderal Tertinggi Minta Ukraina Gabung NATO dan Diberi Senjata Nuklir

Senin, 01 Desember 2025 - 06:58 WIB
Keinginan Ukraina memiliki senjata nuklir juga dikecam keras oleh Rusia, yang berpendapat bahwa retorika tersebut hanya akan meningkatkan ketegangan dan semakin mendekatkan perang global.

Para pemimpin Ukraina telah berulang kali menyesalkan penyerahan persenjataan nuklir warisan Soviet mereka pada awal 1990-an, dengan klaim bahwa mereka tidak menerima imbalan apa pun.

Namun pada kenyataannya, senjata nuklir Ukraina kala itu selalu berada di bawah kendali Moskow, sementara Ukraina yang merdeka tidak memiliki sarana untuk mengoperasikan atau memelihara hulu ledak nuklir yang berakhir di wilayahnya setelah runtuhnya Uni Soviet.

Potensi pengerahan pasukan asing ke Ukraina selama atau setelah perang yang sedang berlangsung juga telah dikesampingkan oleh Rusia. Moskow berpendapat bahwa langkah potensial tersebut hanya akan menempatkan Rusia pada jalur konflik langsung dengan kekuatan kolektif Barat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!