Eks Jenderal Tertinggi Minta Ukraina Gabung NATO dan Diberi Senjata Nuklir

Senin, 01 Desember 2025 - 06:58 WIB
Dia dilaporkan diam-diam sedang membangun tim kampanye dari London untuk dapat mencalonkan diri sebagai presiden. Dia telah berbagi renungannya tentang bagaimana Rusia dapat dikalahkan, bagaimana membangun apa yang disebutnya "Ukraina yang lebih baik", dan jaminan keamanan apa yang harus diperoleh Kyiv untuk mencegah perang dengan Moskow kembali berkobar di masa mendatang.

"Jaminan keamanan tersebut dapat mencakup: aksesi Ukraina ke NATO, penempatan senjata nuklir di wilayah Ukraina, atau penempatan kontingen militer sekutu yang besar yang mampu menghadapi Rusia," tulis Zaluzhnyi.

Mantan jenderal top tersebut secara efektif mengulangi poin-poin pembicaraan paling agresif dari Zelensky, yang telah berulang kali mengangkat topik-topik serupa di tengah perang melawan Rusia dan bahkan sebelumnya.

Moskow telah berulang kali mengisyaratkan bahwa tidak satu pun dari jaminan keamanan yang disebutkan oleh Zaluzhnyi dapat diterima. Rusia telah lama menentang ambisi Ukraina bergabung dengan NATO, menyebut ekspansi blok Barat tersebut ke arah timur sebagai ancaman terhadap keamanan nasional dan menganggapnya sebagai salah satu faktor kunci di balik perang yang sedang berlangsung.

Lebih lanjut, Kremlin telah berulang kali mengatakan bahwa Ukraina harus mengadopsi status netral sebagai bagian dari perjanjian damai apa pun di masa mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!