Negara Arab Ini Minta Rusia Hentikan Perekrutan Warganya untuk Berperang Melawan Ukraina
Sabtu, 29 November 2025 - 16:30 WIB
Baca Juga: 7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik di Dunia, Nomor 3 Memiliki Penutup Muka Antipeluru
Ia mengatakan kementerian telah secara resmi meminta Rusia untuk menghentikan perekrutan warga Yordania dan mengakhiri perekrutan warga Yordania yang sebelumnya terdaftar di angkatan bersenjata Rusia.
Kementerian juga memperingatkan entitas-entitas yang beroperasi daring untuk merekrut warga Yordania, dengan menyatakan bahwa mereka memantau kelompok-kelompok tersebut berkoordinasi dengan lembaga-lembaga nasional untuk mengambil "semua langkah hukum dan diplomatik" guna menghentikan mereka dan menegakkan hukum.
Kementerian menyatakan bahwa menipu warga Yordania dan merekrut mereka ke dalam tentara asing merupakan "pelanggaran serius terhadap hukum internasional, kewajiban internasional, dan hukum Yordania, yang mengkriminalisasi bergabung dengan tentara asing".
The Daily Telegraph melaporkan Juli lalu bahwa Rusia telah menggunakan orang Afrika sebagai umpan meriam dalam perangnya melawan Ukraina karena kekurangan pejuang.
Ia mengatakan kementerian telah secara resmi meminta Rusia untuk menghentikan perekrutan warga Yordania dan mengakhiri perekrutan warga Yordania yang sebelumnya terdaftar di angkatan bersenjata Rusia.
Kementerian juga memperingatkan entitas-entitas yang beroperasi daring untuk merekrut warga Yordania, dengan menyatakan bahwa mereka memantau kelompok-kelompok tersebut berkoordinasi dengan lembaga-lembaga nasional untuk mengambil "semua langkah hukum dan diplomatik" guna menghentikan mereka dan menegakkan hukum.
Kementerian menyatakan bahwa menipu warga Yordania dan merekrut mereka ke dalam tentara asing merupakan "pelanggaran serius terhadap hukum internasional, kewajiban internasional, dan hukum Yordania, yang mengkriminalisasi bergabung dengan tentara asing".
The Daily Telegraph melaporkan Juli lalu bahwa Rusia telah menggunakan orang Afrika sebagai umpan meriam dalam perangnya melawan Ukraina karena kekurangan pejuang.
Lihat Juga :