Zelensky Ogah Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia Meski demi Akhiri Perang

Jum'at, 28 November 2025 - 11:29 WIB
Perdana Menteri Belgia Bart De Wever mengatakan rencana Uni Eropa untuk menggunakan aset negara Rusia yang dibekukan guna mendanai Ukraina dapat membahayakan potensi kesepakatan damai untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.

"Melanjutkan skema pinjaman reparasi yang diusulkan secara tergesa-gesa akan berdampak buruk, yaitu bahwa kita sebagai Uni Eropa secara efektif mencegah tercapainya kesepakatan damai," kata De Wever dalam suratnya kepada Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, yang dilihat oleh Financial Times pada hari Kamis.

Satu-satunya peraih Nobel perdamaian Ukraina, Oleksandra Matviichuk, mengatakan perjanjian damai apa pun antara Rusia dan Ukraina yang mencakup amnesti atas kejahatan perang dapat mendorong para pemimpin otoriter lainnya untuk menyerang negara-negara tetangga mereka.

Menurutnya, rencana 28 poin AS-Rusia yang bocor tidak memperhitungkan "dimensi kemanusiaan" dan dia mendukung upaya Zelensky untuk menulis ulang rencana tersebut melalui dialog dengan Gedung Putih.

"Kita membutuhkan perdamaian, tetapi bukan jeda yang memberi Rusia kesempatan untuk mundur dan menyusun kembali rencana," kata pengacara hak asasi manusia yang berbasis di Kyiv tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!