10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet yang Membunuh 256 Orang

Rabu, 26 November 2025 - 18:16 WIB

7. Rob Furlong

Mantan anggota Pasukan Kanada ini memegang rekor pembunuhan terjauh dalam sejarah dengan ketinggian 2.430 meter. Ketinggian ini dicapai pada tahun 2002 saat ia terlibat dalam Operasi Anaconda.

Selama operasi tersebut, ia melihat 3 anggota Al-Qaeda bersenjata bergerak di pegunungan. Ia mengambil posisi dan menembak. Tembakan pertama meleset. Pada tembakan kedua, ia menembak musuh yang ada di dalam ransel. Ia telah menembak untuk ketiga kalinya, tetapi musuh menyadari bahwa ia sedang ditembak. Setiap tembakan dilepaskan dalam waktu tiga detik, yang memberi musuh cukup waktu untuk bersembunyi. Namun, ia berhasil menembak dada musuh dengan tembakan ketiga.

8. Charles 'Chuck' Mawhinney

Ia telah mencatat 103 pembunuhan terkonfirmasi. Ia bergabung dengan Angkatan Laut AS pada tahun 1967. Ia bertugas di Angkatan Laut selama Perang Vietnam dan memegang rekor pembunuhan terbanyak untuk penembak jitu Marinir.

Ia melakukan 103 pembunuhan hanya dalam 16 bulan, sementara 216 pembunuhan lainnya ditandai sebagai mungkin olehnya, hanya karena pada saat itu terlalu berbahaya untuk mencari dokumen pasukan. Ia juga melakukan pembunuhan dari jarak lebih dari 1000 meter, menjadikannya penembak jitu terhebat dalam Perang Vietnam.

9. Sersan Grace

Tanggalnya adalah 9 Mei 1864, ketika Sersan Grace, seorang penembak jitu Konfederasi di Amerika, mencapai target yang dianggap mustahil pada saat itu. Selama Pertempuran Spotsylvania, Grace mengambil senapan Inggrisnya dan membidik Jenderal John Sedgwick.

Jaraknya 1000 yard (914 meter), jarak yang sangat jauh pada saat itu. Saat pertempuran dimulai, para prajurit mulai melindunginya agar ia lebih aman. Sang jenderal bereaksi dengan memarahi mereka. "Apa? Semua ini dilakukan hanya untuk satu tembakan. Apa pun yang kau lakukan ketika mereka menambah seluruh garis depan. Mereka bahkan tidak bisa mengenai gajah dari jarak sejauh ini," katanya. Beberapa detik kemudian ia terkena tembakan di bawah mata kirinya dan jatuh ke tanah.

10. Thomas Plunkett

Ia adalah seorang tentara Irlandia yang bertugas di Angkatan Darat Inggris. Yang menjadikannya salah satu yang terhebat adalah kemampuannya menembak jenderal Prancis yang hebat, Auguste-Marie-François Colbert.

Ia menembak sang jenderal dari jarak 600 meter dengan senjata yang tidak memiliki presisi dan kecanggihan senjata kita. Ia melakukan hal yang sama terhadap seorang mayor yang pergi untuk membantu jenderalnya.

Tentara Inggris pada masa itu dilatih untuk menembak musuh dari jarak 50 meter, tetapi Plunkett mengenai sasaran pada jarak 12 kali lebih jauh, dan ia melakukannya dua kali berturut-turut, yang menunjukkan bahwa itu bukanlah suatu kebetulan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!