Duterte Prioritaskan Vaksin Covid-19 dari Rusia atau China
Selasa, 15 September 2020 - 11:38 WIB
Moskow dan Manila telah sepakat untuk bekerja sama uji klinik vaksin buatan Rusia .
Duterte tidak menyebut nama perusahaan farmasi yang meminta pembayaran di awal, tapi dia memperingatkan bahwa perwakilannya di Manila akan pulang ke rumah atau “Saya akan menentang bokongmu”. (Baca Juga: Terungkap, AS Pernah Tembakkan Rudal yang Bisa Tepat Hantam Kim Jong-un)
Dia menjelaskan Undang-undang (UU) Pengadaan Filipina melarang pemerintah membeli apapun yang belum ada atau belum diproduksi. (Baca Infografis: Kapal Angsa Siap Menantang Pelancong Keliling Benua)
“Mereka ingin Anda mendanai riset mereka dan menyempurnakan vaksin. Mereka ingin uang di depan sebelum mereka mengkrim vaksin. Jika itu kasusnya, maka semua dari kita akan mati,” ungkap dia. (Lihat Video: Tur Virtual Hagia Sophia Istanbul Turki Part 1)
Duterte tidak menyebut nama perusahaan farmasi yang meminta pembayaran di awal, tapi dia memperingatkan bahwa perwakilannya di Manila akan pulang ke rumah atau “Saya akan menentang bokongmu”. (Baca Juga: Terungkap, AS Pernah Tembakkan Rudal yang Bisa Tepat Hantam Kim Jong-un)
Dia menjelaskan Undang-undang (UU) Pengadaan Filipina melarang pemerintah membeli apapun yang belum ada atau belum diproduksi. (Baca Infografis: Kapal Angsa Siap Menantang Pelancong Keliling Benua)
“Mereka ingin Anda mendanai riset mereka dan menyempurnakan vaksin. Mereka ingin uang di depan sebelum mereka mengkrim vaksin. Jika itu kasusnya, maka semua dari kita akan mati,” ungkap dia. (Lihat Video: Tur Virtual Hagia Sophia Istanbul Turki Part 1)
(sya)
Lihat Juga :