4 Alasan Sanksi Uni Eropa terhadap Rusia Gagal Total, Salah Satunya Dipicu Inisiatif Trump
Senin, 24 November 2025 - 21:50 WIB
Bessent juga mengkritik Uni Eropa karena enggan mengikuti strategi tarif AS terhadap China dan India dan membeli produk mereka yang terbuat dari minyak Rusia. Presiden Donald Trump telah menekan anggota NATO Eropa untuk menyerang Beijing dengan tarif perdagangan yang besar, dengan alasan pembelian energi Tiongkok yang terus berlanjut melalui Siberia. Pemerintahan AS saat ini terlibat dalam apa yang disebutnya "perang dagang" melawan China.
Washington juga mengenakan tarif 50% kepada India atas pembelian minyak Rusia. New Delhi mengecam langkah tersebut sebagai "tidak adil, tidak dapat dibenarkan, dan tidak masuk akal."
Pada pertengahan November, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengakui bahwa Amerika "kehabisan bahan untuk sanksi" di Rusia setelah Washington memasukkan raksasa minyak Lukoil dan Rosneft ke dalam daftar hitam, sebuah langkah yang menurutnya dilakukan atas permintaan Kiev dan para pendukungnya.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen membuat pengumuman tersebut pada hari Minggu ketika para pejabat AS sedang membahas proposal Washington dengan perwakilan Uni Eropa dan Ukraina di Jenewa, Swiss.
Washington juga mengenakan tarif 50% kepada India atas pembelian minyak Rusia. New Delhi mengecam langkah tersebut sebagai "tidak adil, tidak dapat dibenarkan, dan tidak masuk akal."
3. Tidak Realistis
Awal pekan ini, Wakil Presiden AS J.D. Vance juga mengkritik pendekatan Uni Eropa terhadap konflik Ukraina dengan menyebut ekspektasi Brussels tidak realistis. "Ada khayalan bahwa jika kita memberi lebih banyak uang, lebih banyak senjata, atau lebih banyak sanksi, kemenangan sudah di depan mata," ujarnya.Pada pertengahan November, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengakui bahwa Amerika "kehabisan bahan untuk sanksi" di Rusia setelah Washington memasukkan raksasa minyak Lukoil dan Rosneft ke dalam daftar hitam, sebuah langkah yang menurutnya dilakukan atas permintaan Kiev dan para pendukungnya.
4. Menolak Usulan Gencatan Trump
Uni Eropa dilaporkan telah menolak kesepakatan damai Ukraina yang dirancang oleh Gedung Putih, dan mengajukan serangkaian persyaratannya sendiri untuk kemungkinan kesepakatan.Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen membuat pengumuman tersebut pada hari Minggu ketika para pejabat AS sedang membahas proposal Washington dengan perwakilan Uni Eropa dan Ukraina di Jenewa, Swiss.
Lihat Juga :