Israel Terus Langgar Gencatan Senjata, Hamas Temui Kepala Intelijen Mesir
Senin, 24 November 2025 - 19:40 WIB
Hamas temui kepala intelijen Mesir karena Israel terus langgar gencatan senjata. Foto/X
GAZA - Delegasi senior Hamas bertemu dengan kepala intelijen Mesir di Kairo untuk membahas pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata. Sementara warga Palestina di Gaza mengadakan pemakaman untuk puluhan orang yang tewas dalam serangan Israel baru-baru ini.
Hamas mengatakan pihaknya menegaskan kembali komitmennya untuk melaksanakan fase pertama perjanjian gencatan senjata dalam pertemuannya dengan Hassan Rashad, tetapi menuduh Israel melakukan "pelanggaran berkelanjutan" yang menurutnya mengancam akan "merusak kesepakatan".
Hamas, yang delegasinya termasuk pemimpin Gaza yang diasingkan, Khalil al-Hayya, menyerukan "mekanisme yang jelas dan terdefinisi" di bawah pengawasan mediator untuk mendokumentasikan dan menghentikan setiap pelanggaran kesepakatan.
Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat telah menjadi penengah antara Hamas dan Israel, mengamankan gencatan senjata yang mulai berlaku bulan lalu.
Kelompok Palestina tersebut mengatakan mereka juga berdiskusi dengan Mesir tentang cara-cara untuk segera menyelesaikan masalah para pejuang Hamas yang bersembunyi di jaringan terowongan di Rafah, di wilayah Gaza yang dikuasai Israel.
Baca Juga: Hizbullah Siapkan Serangan Balas Dendam atas Pembunuhan Haytham Tabatabai
Mereka mengatakan komunikasi dengan para pejuang telah terputus.
Hamas mengatakan pihaknya menegaskan kembali komitmennya untuk melaksanakan fase pertama perjanjian gencatan senjata dalam pertemuannya dengan Hassan Rashad, tetapi menuduh Israel melakukan "pelanggaran berkelanjutan" yang menurutnya mengancam akan "merusak kesepakatan".
Hamas, yang delegasinya termasuk pemimpin Gaza yang diasingkan, Khalil al-Hayya, menyerukan "mekanisme yang jelas dan terdefinisi" di bawah pengawasan mediator untuk mendokumentasikan dan menghentikan setiap pelanggaran kesepakatan.
Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat telah menjadi penengah antara Hamas dan Israel, mengamankan gencatan senjata yang mulai berlaku bulan lalu.
Kelompok Palestina tersebut mengatakan mereka juga berdiskusi dengan Mesir tentang cara-cara untuk segera menyelesaikan masalah para pejuang Hamas yang bersembunyi di jaringan terowongan di Rafah, di wilayah Gaza yang dikuasai Israel.
Baca Juga: Hizbullah Siapkan Serangan Balas Dendam atas Pembunuhan Haytham Tabatabai
Mereka mengatakan komunikasi dengan para pejuang telah terputus.
Lihat Juga :