Awalnya Ditangkap di RI, Wanita China Jadi Wali Kota Filipina dengan Identitas Palsu Dipenjara Seumur Hidup

Kamis, 20 November 2025 - 13:38 WIB
Kedutaan Besar China di Manila belum bersedia menanggapi panggilan telepon untuk berkomentar.

Industri penipuan transnasional telah berkembang pesat di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir, dengan ribuan penipu diperkirakan terlibat.

Korban di kawasan yang lebih luas ditipu hingga USD37 miliar pada tahun 2023, menurut laporan PBB, yang menyatakan kerugian global kemungkinan "jauh lebih besar".

Pusat-pusat perjudian tersebut berkembang pesat di Filipina di bawah mantan presiden Rodrigo Duterte setelah regulator pemerintah diberi hak untuk menerbitkan izin operasi di seluruh negeri.

Presiden Ferdinand Marcos mengumumkan larangan operasi perjudian lepas pantai di tengah meningkatnya kemarahan publik atas kasus Guo pada tahun 2024, memerintahkan warga negara asing yang bekerja di lokasi-lokasi tersebut untuk keluar dari negara tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!