Presiden Kolombia Sebut Trump Barbar Terkait Serangan di Karibia

Jum'at, 14 November 2025 - 21:32 WIB
"Mungkin atau mungkin tidak. Kita tidak tahu," ujar dia, seraya menambahkan, "Menurut proses hukum, perlakuan beradab terhadap orang, mereka harus ditangkap dan ditahan."

Petro menggambarkan para korban sebagai "tukang perahu malang" yang disewa oleh kartel. "Lalu ketika salah satu rudal itu tiba, (rudal itu) membunuh tukang perahu itu. Rudal itu tidak membunuh pengedar narkoba," ungkap dia.

Sebelumnya, ia mengatakan setidaknya beberapa korban adalah nelayan biasa yang tidak terlibat dengan kejahatan terorganisir.

AS menjatuhkan sanksi kepada Petro bulan lalu setelah Trump menjulukinya sebagai "seorang pemimpin narkoba."

Kolombia membatasi pembagian intelijen dengan AS pekan ini, meskipun Menteri Dalam Negeri Armando Benedetti kemudian mengklarifikasi Bogota akan terus bekerja sama dengan badan-badan federal AS, termasuk Badan Penegakan Narkoba dan FBI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!