Presiden Kolombia Sebut Trump Barbar Terkait Serangan di Karibia
Jum'at, 14 November 2025 - 21:32 WIB
Presiden Kolombia Gustavo Petro. Foto/anadolu
BOGOTA - Presiden Kolombia Gustavo Petro mengecam serangan Amerika Serikat (AS) terhadap kapal-kapal yang diduga kartel di Laut Karibia. Kecaman itu muncul saat Pentagon mengumumkan operasi baru untuk memerangi pengedar narkoba.
Kolombia secara historis telah bekerja sama dengan AS dalam masalah keamanan, khususnya dalam berurusan dengan pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan memerangi perdagangan narkoba, meskipun arah kebijakan mereka baru-baru ini berubah di bawah Petro, mantan gerilyawan Marxis M-19.
Dalam wawancara dengan NBC News, Petro tidak berbasa-basi ketika mengkritik Presiden AS Donald Trump.
"Dia barbar," tegas Petro dalam kutipan yang ditayangkan Kamis. "Dia ingin menakut-nakuti kita," tambahnya.
Presiden Kolombia tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa beberapa kapal yang terkena serangan terkait dengan kartel.
Kolombia secara historis telah bekerja sama dengan AS dalam masalah keamanan, khususnya dalam berurusan dengan pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan memerangi perdagangan narkoba, meskipun arah kebijakan mereka baru-baru ini berubah di bawah Petro, mantan gerilyawan Marxis M-19.
Dalam wawancara dengan NBC News, Petro tidak berbasa-basi ketika mengkritik Presiden AS Donald Trump.
"Dia barbar," tegas Petro dalam kutipan yang ditayangkan Kamis. "Dia ingin menakut-nakuti kita," tambahnya.
Presiden Kolombia tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa beberapa kapal yang terkena serangan terkait dengan kartel.