Shutdown AS Mungkin Berakhir setelah 40 Hari yang Melumpuhkan

Senin, 10 November 2025 - 09:29 WIB
“Saya tidak bersedia menerima janji samar untuk melakukan pemungutan suara pada waktu yang tidak ditentukan, atas beberapa langkah yang tidak jelas yang memperpanjang kredit pajak layanan kesehatan,” kata Blumenthal, seperti dikutip dari Reuters, Senin (10/11/2025).

Kemarin menandai hari ke-40 shutdown, yang telah melumpuhkan para pegawai federal dan memengaruhi bantuan pangan, taman, dan perjalanan, sementara kekurangan staf pengatur lalu lintas udara mengancam akan menggagalkan perjalanan selama musim liburan Thanksgiving yang sibuk akhir bulan ini.

Senator Thom Tillis, seorang Republikan dari North Carolina, mengatakan dampak penutupan pemerintah atau shutdown yang semakin besar telah mendorong majelis untuk mencapai kesepakatan. Dia mengatakan bagian akhir, sebuah resolusi baru yang akan mendanai operasi pemerintah hingga akhir Januari, juga akan membalikkan setidaknya sebagian dari pemutusan hubungan kerja (PHK) massal pegawai federal yang dilakukan pemerintahan Trump.

"Suhu mendingin, tekanan atmosfer meningkat di luar, dan tiba-tiba semuanya tampak membaik," ujar Tillis kepada para wartawan.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett memperingatkan dalam acara CBS "Face the Nation" bahwa jika pemerintah tetap shutdown lebih lama lagi, pertumbuhan ekonomi bisa menjadi negatif pada kuartal keempat, terutama jika perjalanan udara tidak kembali normal menjelang Thanksgiving. Thanksgiving jatuh pada 27 November tahun ini.

Trump Sasar Subsidi Layanan Kesehatan



Perselisihan di Capitol Hill terjadi ketika Trump kemarin kembali mendesak penggantian subsidi untuk pasar asuransi kesehatan dalam Undang-Undang Perawatan Terjangkau dengan pembayaran langsung kepada individu.

Subsidi, yang membantu menggandakan pendaftaran ACA menjadi 24 juta sejak diberlakukan pada tahun 2021, merupakan inti dari shutdown pemerintah. Partai Republik bersikeras bahwa mereka terbuka untuk membahas masalah ini hanya setelah pendanaan pemerintah dipulihkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!