3 Kelompok Teroris di Afrika, Yang Paling Populer Adalah Boko Haram

Selasa, 04 November 2025 - 13:25 WIB
JNIM dipimpin oleh Iyad Ag Ghali, mantan diplomat Mali yang berasal dari kelompok etnis Tuareg. Ia memimpin pemberontakan Tuareg melawan pemerintah Mali pada tahun 2012 yang berupaya mendirikan negara merdeka bagi suku Tuareg yang disebut Azawad. Wakil pemimpin Amadou Koufa berasal dari komunitas Fulani.

Melansir BBC, para analis meyakini bahwa kepemimpinan pusat membantu mengarahkan cabang-cabang lokal yang beroperasi di seluruh wilayah Sahel di Afrika Barat.

Meskipun sulit untuk mengetahui secara pasti berapa banyak pejuang yang ada di jajaran JNIM, atau berapa banyak yang baru saja direkrut, para ahli memperkirakan jumlahnya bisa mencapai beberapa ribu – kebanyakan pemuda dan anak laki-laki yang tidak memiliki peluang ekonomi lain di salah satu wilayah termiskin di dunia.

BacaJuga: Dari Minyak hingga AI, Bagaimana Arab Saudi Menggantungkan Masa Depannya pada Revolusi Teknologi?

2. Al-Shabaab

Al-Shabaab (Harakat al-Shabaab al-Mujahideen) adalah militan Islam Sunni terkemuka dan organisasi teroris yang diakui secara resmi yang berbasis di Somalia, dengan kehadiran operasional dan pengaruh yang signifikan di seluruh Afrika Timur. Al-Shabaab merupakan salah satu afiliasi al-Qaeda yang terkuat dan tersukses di dunia.

Operasi dan basis utama Al-Shabaab berada di Somalia selatan dan tengah, tetapi mereka juga melancarkan serangan dan memelihara jaringan di negara-negara tetangga seperti Kenya, Uganda, Etiopia, dan Djibouti.

Tujuan utama kelompok ini adalah menggulingkan Pemerintah Federal Somalia (FGS) yang diakui secara internasional dan mendirikan "Somalia Raya" di bawah interpretasi ketat hukum Syariah (Islam). Al-Shabaab memandang pasukan asing sebagai "tentara salib" dan telah menyatakan komitmennya terhadap jihad global. Taktik: Al-Shabaab menggunakan beragam taktik, termasuk bom bunuh diri, bom rakitan yang dipasang di kendaraan (VBIED), serangan kompleks terhadap hotel dan pangkalan militer, pembunuhan, dan penculikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!