2 Tentara Korut yang Ditangkap di Ukraina Ingin Membelot ke Korsel

Minggu, 02 November 2025 - 12:29 WIB
Sekitar 10.000 tentara Korea Utara dilaporkan dikirim untuk berperang membela Rusia pada tahun 2024, dengan sekitar 2.000 orang diyakini tewas, menurut badan intelijen Korea Selatan dan Barat.

Salah satu dari dua tahanan tersebut sebelumnya telah menyampaikan keinginan yang sama kepada seorang anggota Parlemen Korea Selatan saat berkunjung pada bulan Februari, kata Jang.

"Mengirim mereka kembali ke Korea Utara pada dasarnya akan menjadi hukuman mati," kata anggota Parlemen tersebut, seraya menambahkan bahwa Pyongyang menginstruksikan tentaranya untuk bunuh diri daripada ditangkap.

Pada Agustus lalu, pemimpin Korut Kim Jong-un memberikan penghormatan yang mengharukan kepada tentara yang tewas dalam perang membela Rusia melawan Ukraina. Dalam pengakuan kerugian militer Pyongyang yang langka, dia mengatakan "hatinya sakit".

Kim Jong-un saat itu memuji para tentara tersebut sebagai "pasukan heroik", dengan foto-foto media pemerintah yang menunjukkan sang pemimpin menyematkan lencana penghargaan pada seragam tentara.

Foto-foto yang dirilis oleh KCNA juga menunjukkan Kim Jong-un menyematkan lencana pada bingkai foto tentara yang tewas, yang berjajar di dinding, dengan nama masing-masing tentara tertulis dengan tinta emas di bawah gambar mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!