Perusahaan UEA Beri Teknologi pada China untuk Perkuat Jangkauan Rudal

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:24 WIB
Namun, Middle East Eye melaporkan pada bulan Mei bahwa kunjungan singkat Trump ke UEA, dibandingkan dengan kunjungannya yang lebih lama ke Arab Saudi dan Qatar selama lawatannya di Teluk, mencerminkan kekhawatiran beberapa pejabat AS tentang kedekatan UEA dengan China, terutama di bidang teknologi.

UEA setuju membeli ratusan ribu chip AI tercanggih Nvidia pada bulan Mei, ketika Trump mengunjungi negara tersebut. Namun, kesepakatan tersebut menghadapi beberapa penundaan.

Awal bulan ini, beberapa media melaporkan AS menyetujui ekspor chip AI senilai miliaran dolar ke UEA.

Perjanjian awal yang ditandatangani antara AS dan UEA memperkirakan negara Teluk tersebut akan membeli hingga 500.000 chip AI tercanggih Nvidia setiap tahun, mulai tahun 2025.

Dari jumlah tersebut, 400.000 akan dialokasikan untuk pusat data dan proyek AI yang dikelola perusahaan-perusahaan AS di UEA.

Namun, sebagian besar, 100.000 chip, direncanakan akan langsung diberikan kepada G-42. Menurut Bloomberg, lisensi awal tidak mencakup chip apa pun untuk G-42.

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan para pejabat AS ingin memutus akses langsung ke chip untuk G-42.

Baca juga: Intelijen Luar Negeri Rusia: Staf Umum Prancis Bersiap Kirim 2.000 Pasukan ke Ukraina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!