Siapa Catherine Connolly? Presiden Terpilih Irlandia yang Vokal Memperjuangkan Palestina

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:30 WIB
Connolly memulai karier politiknya ketika ia terpilih sebagai anggota Partai Buruh di Dewan Kota Galway pada tahun 1999. Lima tahun kemudian, ia terpilih sebagai wali kota Galway. Ia meninggalkan Partai Buruh pada tahun 2007.

BacaJuga: Kremlin Sebut Perang Ukraina Tak Bisa Diselesaikan dalam Semalam, Ini Alasan Utamanya

2. Menentang Israel dan Uni Eropa

Connolly tidak segan-segan mengkritik Israel atas perang di Gaza.

Pada bulan September, ia menuai kecaman karena menyebut Hamas sebagai "bagian dari struktur rakyat Palestina." Perdana Menteri Micheál Martin mengkritiknya karena tampak enggan mengutuk tindakan kelompok militan tersebut dalam serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel yang memicu perang Israel-Hamas selama dua tahun di Gaza.

Ia kemudian menegaskan bahwa ia "mengutuk keras" tindakan Hamas, sekaligus mengkritik Israel karena melakukan apa yang disebutnya genosida di Gaza.

Di Eropa, ia berulang kali mengkritik Uni Eropa atas meningkatnya "militerisasi" setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina, membandingkannya dengan persenjataan era Nazi pada tahun 1930-an, dan mempertanyakan ekspansi NATO di wilayah timur. Para kritikus mengatakan komentar-komentar tersebut, bersama dengan komentar-komentar lain yang kritis terhadap AS dan Inggris, berisiko mengasingkan sekutu-sekutu Irlandia.

Connolly juga menekankan bahwa ia ingin mempertahankan tradisi netralitas militer Irlandia, dalam menghadapi seruan agar negara tersebut berkontribusi lebih besar bagi pertahanan Eropa. Selama kampanyenya, ia mengatakan harus ada referendum mengenai rencana pemerintah untuk menghapus "triple lock" — syarat penempatan tentara Irlandia dalam misi internasional.

Gaya bicara Connolly yang blak-blakan dan pesannya tentang kesetaraan sosial dan inklusivitas telah menarik banyak orang, terutama pemilih muda. Dalam debat presiden yang disiarkan televisi, ia mengatakan akan menghormati batasan jabatannya — meskipun ia juga mengatakan dalam pidato penerimaannya bahwa ia akan berbicara "bila diperlukan sebagai presiden.

"Bersama-sama, kita dapat membentuk republik baru yang menghargai semua orang, yang menghargai dan memperjuangkan keberagaman, dan yang percaya diri pada identitas kita sendiri, bahasa Irlandia kita, bahasa Inggris kita, dan orang-orang baru yang datang ke negara kita," ujarnya, Sabtu di Dublin Castle.

3. Bintang Media Sosial

Di luar dunia politik, Connolly adalah seorang penutur bahasa Irlandia yang bersemangat dan seorang olahragawan yang gemar berlari maraton dan bermain bulu tangkis secara kompetitif di masa mudanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!