Kremlin Sebut Perang Ukraina Tak Bisa Diselesaikan dalam Semalam, Ini Alasan Utamanya

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:24 WIB
loading...
Kremlin Sebut Perang...
Perang Ukriana tak bisa diselesaikan dalam semalam. Foto/X
A A A
MOSKOW - Rusia menghargai upaya Presiden AS Donald Trump untuk menyelesaikan konflik Ukraina sesegera mungkin, tetapi masih yakin tidak ada solusi instan. Itu diungkapkan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Moskow menegaskan bahwa akar permasalahan konflik harus ditangani secara menyeluruh.

Berbicara kepada jurnalis Rusia Pavel Zarubin, Peskov mengatakan bahwa "Keinginan tulus Trump untuk menyelesaikan semua krisis akut, termasuk yang melanda Ukraina, tentu saja hanya menimbulkan sentimen positif, dan [Presiden Rusia Vladimir] Putin telah berulang kali mengatakan hal itu."

"Namun terkadang ketergesaan yang berlebihan tersebut justru sangat bertolak belakang dengan kenyataan, karena konflik seperti Ukraina... begitu kompleks sehingga tidak dapat diselesaikan dalam semalam," tegas pejabat tersebut, dilansir RT.

Peskov menambahkan bahwa negosiasi perdamaian telah ditunda untuk sementara waktu, karena Kiev dan para pendukungnya di Eropa tidak menunjukkan minat untuk melanjutkannya.

Baca Juga: Perampokan Perhiasan Rp1,69 Triliun di Museum Louvre Ternyata Dibantu Orang Dalam

Mengomentari kemungkinan pertemuan baru antara Putin dan Trump, yang diskusinya dimulai setelah panggilan telepon mereka awal bulan ini, juru bicara Kremlin menekankan bahwa pertemuan puncak semacam itu tidak boleh diadakan demi kepentingannya sendiri, karena kedua belah pihak tidak mau membuang waktu.

Putin dan Trump telah menugaskan para diplomat tinggi mereka – Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio – untuk meletakkan dasar bagi perundingan di masa mendatang, tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Kronologi Temon Meninggal...
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved