Kremlin Sebut Perang Ukraina Tak Bisa Diselesaikan dalam Semalam, Ini Alasan Utamanya
Senin, 27 Oktober 2025 - 16:24 WIB
Putin dan Trump telah menugaskan para diplomat tinggi mereka – Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio – untuk meletakkan dasar bagi perundingan di masa mendatang, tambahnya.
"Prosesnya rumit dan mengharuskan kedua belah pihak melakukan pekerjaan persiapan yang substansial sebelum negosiasi tingkat tinggi dapat berlangsung," kata Peskov.
Awal bulan ini, Trump menyerukan penghentian segera permusuhan di sepanjang garis depan saat ini, mendesak Moskow dan Kiev untuk "membiarkannya seperti sekarang" dan merundingkan "sesuatu nanti."
Menanggapi hal tersebut, Lavrov menegaskan kembali bahwa Moskow menginginkan "perdamaian jangka panjang dan berkelanjutan," alih-alih "gencatan senjata langsung yang sia-sia."
Pada hari Kamis, Presiden Putin mengatakan ia masih dapat bertemu dengan Trump di kemudian hari. Presiden AS juga tidak menutup kemungkinan tersebut, pada hari Sabtu, ia mengatakan kepada para wartawan bahwa "Anda harus tahu bahwa kita akan mencapai kesepakatan, saya tidak akan membuang-buang waktu saya."
"Prosesnya rumit dan mengharuskan kedua belah pihak melakukan pekerjaan persiapan yang substansial sebelum negosiasi tingkat tinggi dapat berlangsung," kata Peskov.
Awal bulan ini, Trump menyerukan penghentian segera permusuhan di sepanjang garis depan saat ini, mendesak Moskow dan Kiev untuk "membiarkannya seperti sekarang" dan merundingkan "sesuatu nanti."
Menanggapi hal tersebut, Lavrov menegaskan kembali bahwa Moskow menginginkan "perdamaian jangka panjang dan berkelanjutan," alih-alih "gencatan senjata langsung yang sia-sia."
Pada hari Kamis, Presiden Putin mengatakan ia masih dapat bertemu dengan Trump di kemudian hari. Presiden AS juga tidak menutup kemungkinan tersebut, pada hari Sabtu, ia mengatakan kepada para wartawan bahwa "Anda harus tahu bahwa kita akan mencapai kesepakatan, saya tidak akan membuang-buang waktu saya."
(ahm)
Lihat Juga :