7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Burevestnik Bertenaga Nuklir yang Paling Mengerikan

Senin, 27 Oktober 2025 - 11:26 WIB
Keterbatasannya adalah kecepatan subsonik, yang berarti lebih rentan terhadap pertahanan udara modern bila sistem pertahanan musuh sangat canggih. Namun taktik penggunaan jumlah, rute, penyerangan terintegrasi tetap membuatnya efektif.

3. Rudal 3M22 Zircon Rusia

Spesifikasi:

•Kecepatan: diperkirakan hingga Mach 8–9 (kategori hipersonik).

•Jangkauan: estimasi bervariasi, antara 400–1.000 km tergantung profil terbang.

•Bobot hulu ledak: sekitar 300–400 kg (hulu ledak konvensional), namun ada juga klaim bahwa misil ini mampu membawa hulu ledak nuklir.

•Propulsi: booster roket dan scramjet untuk mencapai kecepatan hipersonik.

•Status operasional: Rudal Zircon sudah dioperasikan dalam medan tempur, yakni dalam perang Rusia melawan Ukraina.

Kecepatan hipersonik membuat Zircon sangat sulit dideteksi dan diintersepsi oleh sistem pertahanan musuh.

Namun informasi publik tentang jumlah produksi, efektivitas operasional jangka panjang, dan ketersediaan luas masih terbatas.

4. Rudal BrahMos (India–Rusia)

Spesifikasi:

•Kecepatan: mach 2–3 (kategori supersonik).

•Jangkauan: varian ekspor biasanya 290 km, sedangkan varian domestik dilaporkan mencapai 400–800 km tergantung versi BrahMos-ER atau BrahMos-NG.

•Bobot hulu ledak: sekitar 200–300 kg (hulu ledak konvensional).

•Panduan: BrahMos mengandalkan INS, GNSS, dan terminal seeker untuk operasionalnya.

•Status operasional: laporan media India mengeklaim rudal BrahMos telah dioperasikan dalam medan tempur, yakni saat perang singkat melawan Pakistan Mei lalu.

Kecepatan supersonik memberi BrahMos keunggulan penembusan terhadap pertahanan udara dibanding rudal subsonik seperti Tomahawk AS. Fleksibilitas platform (udara/darat/laut/kapal selam) dan interoperabilitas yang terus ditingkatkan menjadikannya senjata yang sangat berguna untuk penolakan wilayah laut (A2/AD).



5. Rudal Kalibr Rusia

Spesifikasi:

•Kecepatan: tergantung pada beberapa varian, seperti subsonik (mach 0.8), dan varian anti-kapal 3M-54 memiliki sprint supersonik di fase terminal (mach 2.5–3).

•Jangkauan: sangat bergantung varian—estimasi ratusan km untuk ekspor, yakni 200–300 km, sedangkan varian domestik mencapai 1.500–2.500 km.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!