Horor! Israel Kembalikan 135 Jasad Warga Palestina yang Dimutilasi di Penjara Sde Teiman

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:11 WIB
Dr. al-Bursh mengatakan, "Pemandangan mengejutkan ini tidak meninggalkan keraguan bahwa para tahanan ini tidak terbunuh dalam pertempuran, tetapi dieksekusi dan disiksa secara sistematis — baik di dalam fasilitas penahanan Israel maupun setelah kematian mereka saat jenazah mereka ditahan."

Kejahatan Perang, Kejahatan terhadap Kemanusiaan



Ia menekankan, “Apa yang telah terjadi pada para tahanan merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan berdasarkan Konvensi Jenewa Keempat, dan membutuhkan intervensi internasional segera."

Pejabat tersebut mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk membuka penyelidikan internasional yang mendesak dan independen atas penahanan dan penyiksaan para tahanan dan mereka yang terbunuh dalam penahanan.

Ia juga mendesak Komite Palang Merah Internasional (ICRC) untuk "mengungkapkan nasib semua tahanan dan orang hilang yang tersisa."

“Komunitas internasional dan badan peradilan harus menegakkan tanggung jawab hukum dan moral mereka untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab atas kekejaman ini — kejahatan yang setara dengan pemusnahan sistematis dan penodaan orang mati," papar dia.

"Gaza tidak hanya menguburkan para martirnya — ia memperlihatkan kepada dunia lapisan kengerian baru, di mana bahkan dalam kematian, pendudukan melanjutkan kekejamannya, dan kebisuan dunia menjadi senjata penindasan lainnya," tegas Dr. al-Bursh.

Baca juga: Wapres AS Vance Akui Tidak Tahu Siapa yang akan Kelola Gaza di Masa Depan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!