Trump Minta Penembak dan Penyerang 2 Polisi Los Angeles Dihukum Mati
Senin, 14 September 2020 - 08:13 WIB
Menurut tweet dari departemen sheriff, para pengunjuk rasa memblokir jalur masuk dan keluar rumah sakit. Mereka akhirnya dibubarkan petugas polisi, di mana dua dari mereka ditangkap setelah berkelahi dengan petugas polisi.
Presiden Donald Trump sangat marah. "Jika mereka mati, pengadilan cepat (dan) hukuman mati bagi si pembunuh," tulis Trump di Twitter pada hari Minggu (13/9/2020). “Satu-satunya cara untuk menghentikan ini," lanjut Trump yang dikutip dari akun @realDonaldTrump. (Baca: Polisi AS Tembak Pria Kulit Hitam 7 Kali, Kerusuhan Pecah di Kenosha )
Sekadar diketahui, hukum California mengizinkan hukuman mati bagi pembunuh polisi. Namun, tidak ada yang dieksekusi di California sejak 2006, dan Gubernur Gavin Newsom mengeluarkan moratorium eksekusi tahun lalu.
Hukuman mati dapat diatur oleh sistem peradilan federal, tetapi dalam praktiknya, sebagian besar hukuman mati dijatuhkan oleh pengadilan negara bagian.
Trump sering menggunakan Twitter untuk menuntut eksekusi penjahat yang sangat keji. Bulan lalu dia mendesak jaksa federal untuk kembali mengeluarkan tuntutan hukuman mati untuk terpidana kasus bom maraton Boston, Dzokhar Tsarnaev, setelah hukuman matinya dibatalkan pada Mei lalu.
Presiden Donald Trump sangat marah. "Jika mereka mati, pengadilan cepat (dan) hukuman mati bagi si pembunuh," tulis Trump di Twitter pada hari Minggu (13/9/2020). “Satu-satunya cara untuk menghentikan ini," lanjut Trump yang dikutip dari akun @realDonaldTrump. (Baca: Polisi AS Tembak Pria Kulit Hitam 7 Kali, Kerusuhan Pecah di Kenosha )
Sekadar diketahui, hukum California mengizinkan hukuman mati bagi pembunuh polisi. Namun, tidak ada yang dieksekusi di California sejak 2006, dan Gubernur Gavin Newsom mengeluarkan moratorium eksekusi tahun lalu.
Hukuman mati dapat diatur oleh sistem peradilan federal, tetapi dalam praktiknya, sebagian besar hukuman mati dijatuhkan oleh pengadilan negara bagian.
Trump sering menggunakan Twitter untuk menuntut eksekusi penjahat yang sangat keji. Bulan lalu dia mendesak jaksa federal untuk kembali mengeluarkan tuntutan hukuman mati untuk terpidana kasus bom maraton Boston, Dzokhar Tsarnaev, setelah hukuman matinya dibatalkan pada Mei lalu.
Lihat Juga :