China Tuduh AS Lakukan Serangan Siber Besar-besaran

Senin, 20 Oktober 2025 - 13:23 WIB
"AS secara agresif mengejar hegemoni siber dan berulang kali menginjak-injak norma-norma internasional yang mengatur dunia siber," kata MSS.

"Badan mata-mata Amerika telah bertindak gegabah, terus-menerus melancarkan serangan siber yang menyasar China, Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika Selatan," imbuh dia, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (20/10/2025).

Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing dan Washington telah berulang kali saling tuding atas pelanggaran dan operasi peretasan rahasia. Saling tuduh muncul sebagai bagian dari pola konfrontasi yang lebih luas antara kedua kekuatan tersebut, yang juga telah terkunci dalam perang dagang.

Pada awal Januari, Washington Post mengeklaim bahwa peretas China telah menyasar Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) Departemen Keuangan AS bulan sebelumnya. Menanggapi tuduhan tersebut pada saat itu, Mao Ning, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, menepisnya sebagai "tidak berdasar."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!