5 Kapal Selam Serang Terbaik, Didominasi AS dan Rusia

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:26 WIB
Awalnya, kapal selam ini ditujukan untuk menggantikan kapal selam serang bertenaga nuklir kelas Akula yang sudah tua. Namun, program ini berjalan lambat setelah bubarnya Uni Soviet. Meskipun kapal utama, Severodvinsk, dibangun pada tahun 1993 karena masalah pendanaan akibat krisis keuangan Rusia, proyek tersebut tersendat pada dekade berikutnya.

Baru pada akhir tahun 2000-an, Moskow kembali ke proyek tersebut, tetapi pada saat itu, proyek tersebut dianggap sudah di ambang keusangan. Alih-alih memulai dari awal, Kremlin memilih untuk meluncurkan kembali kelas Yasen dengan nama Yasen-M, yang mengalami serangkaian penyempurnaan desain dan peningkatan kinerja untuk mengatasi kesenjangan sekitar satu dekade antara Severodvinsk dan kapal selam kelas Yasen berikutnya, Kazan.

Tidak seperti kapal selam serang lama yang dibangun pada akhir periode Soviet, kapal kelas Yasen-M dikembangkan sebagai kapal serbaguna yang dapat membawa berbagai senjata, termasuk rudal jelajah hipersonik Tsirkon jarak jauh terbaru yang paling canggih. Terdapat sepuluh silo untuk rudal jelajah yang diluncurkan secara vertikal, dan menurut laporan, kapal selam ini juga dapat dilengkapi dengan rudal jelajah Kalibr-PL dan Oniks sebagai senjata serang dasar. Kazan juga dilengkapi dengan sistem peluncuran vertikal UKSK (3P-14B) yang terdiri dari 8 modul SM-346.

3. Astute-class

Kelas Astute milik Angkatan Laut Inggrisadalah kapal selam nuklir pertama di dunia yang dirancang dalam lingkungan berbantuan komputer 3D. Meskipun tidak setenar kapal selam Amerika atau Rusia, kapal selam ini dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Kapal-kapal ini telah dilengkapi dengan banyak teknologi pertama, termasuk tidak adanya periskop optik. Sebagai gantinya, teknologi video berspesifikasi tinggi telah digunakan, yang memungkinkan awak kapal untuk memindai cakrawala dan mendapatkan pandangan 360 derajat untuk mengatasi potensi ancaman apa pun.

Selain itu, tidak seperti kapal selam bertenaga nuklir lainnya, kelas Astute dikembangkan untuk menggunakan ubin anti-akustik canggih. Setiap lambung kapal dilengkapi dengan lebih dari 39.000 ubin akustik yang menutupi sinyal sonar kapal dan memungkinkan kapal selam meluncur di air hampir tanpa suara.

Kapal selam kelas Astute memiliki kapasitas penyimpanan untuk 38 senjata dan biasanya membawa campuran torpedo berat Spearfish dan rudal jelajah Tomahawk Block IV, yang mampu mengenai target dalam jarak beberapa meter, hingga jangkauan 1.000 mil (1.600 km). Rangkaian penanggulangan kapal selam ini mencakup umpan dan alat bantu elektronik (ESM).

4. Virginia-class

Pada akhir Perang Dingin, Angkatan Laut AS mengalihkan fokusnya dari persiapan konflik laut lepas ke dominasi wilayah pesisir. Akibatnya, Angkatan Laut AS mengembangkan kelas Virginia untuk beroperasi di perairan pesisir dan perairan dalam dunia.

Hal ini menghasilkan platform multi-misi yang fleksibel yang dapat melakukan peperangan anti-kapal selam, anti-permukaan, serangan, dan ireguler, serta beroperasi dalam misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian. Kapal selam kelas Virginia dapat digunakan untuk memberikan dukungan pasukan operasi khusus dan juga berpartisipasi dalam peran peperangan ranjau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!