Mantan DJ Ini Jadi Presiden Madagaskar, tapi Didemo Gen Z dan Melarikan Diri ke Prancis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:09 WIB

3. Tidak Didukung Tentara

Rajoelina tampak semakin terisolasi setelah kehilangan dukungan dari CAPSAT, sebuah unit elit yang membantunya merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2009.

CAPSAT bergabung dengan para pengunjuk rasa selama akhir pekan, dengan menyatakan menolak untuk menembaki mereka dan mengawal ribuan demonstran di alun-alun utama ibu kota Antananarivo.

Kemudian CAPSAT menyatakan akan mengambil alih kendali militer dan menunjuk seorang panglima militer baru, yang mendorong Rajoelina untuk memperingatkan pada hari Minggu tentang upaya perebutan kekuasaan di negara kepulauan di lepas pantai Afrika bagian selatan tersebut.

Pada hari Senin, sebuah faksi dari gendarmerie paramiliter yang mendukung protes juga mengambil alih kendali gendarmerie dalam sebuah upacara resmi yang dihadiri oleh para pejabat senior pemerintah, kata seorang saksi mata Reuters.

Ketua Senat – yang menjadi pusat kemarahan publik selama protes – dicopot dari jabatannya, demikian pernyataan Senat, dan Jean André Ndremanjary diangkat untuk sementara.

Jika ketua Senat berhalangan hadir, ketua Senat akan mengambil alih jabatan tersebut hingga pemilihan umum diadakan.

4. Dari Mantan DJ Jadi Presiden

Ia lahir pada 30 Mei 1974, di Antsirabe, Madagaskar. Ia adalah putra dari seorang tentara dan instruktur militer, Yves Roger Rajoelina, dan istrinya, Olga Rakotomalala Rasoanjanahary.

Semasa remaja, Rajoelina menemukan gairahnya bukan di dunia politik, melainkan di dunia hiburan. Ia menjadi seorang disc jockey di klub-klub malam di Antananarivo, ibu kota Madagaskar, dan dengan cepat meraih popularitas di kalangan anak muda.

Kepribadiannya yang energik dan gaya hidupnya yang serba cepat membuatnya dijuluki "DJ TGV", yang diambil dari nama kereta api berkecepatan tinggi Prancis.

5. Terjun ke Bisnis Hiburan

Andry menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Antananarivo, ibu kota Madagaskar, dan memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah, melainkan memilih untuk terjun ke dunia kewirausahaan.

Pada usia 19 tahun, Rajoelina sudah mulai menunjukkan bakat kewirausahaannya. Ia mendirikan Show Business, sebuah perusahaan acara, dan kemudian pada tahun 1999, ia mendirikan Injet, sebuah perusahaan percetakan digital.

Pada tahun 2000, Rajoelina menikah dengan Mialy Razakandisa.

Pada tahun yang sama, ia mengambil alih perusahaan periklanan milik keluarga istrinya, dan pada tahun 2007, ia mengakuisisi Radio Television Ravinala, yang kemudian ia ubah namanya menjadi Viva Radio dan Viva TV.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!