Apa Itu Durand Line? Perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan yang Jadi Pemicu Perang

Senin, 13 Oktober 2025 - 04:40 WIB

2. Konflik Perbatasan Picu Perang berdarah

Pertempuran sengit telah pecah antara pasukan Pakistan dan Afghanistan di beberapa lokasi di perbatasan mereka, dan kedua belah pihak mengklaim telah merebut dan menghancurkan pos-pos perbatasan dalam salah satu bentrokan perbatasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Juru bicara pemerintahan Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan setidaknya 58 tentara Pakistan tewas dalam serangan "balasan" pada Sabtu malam, dua hari setelah ledakan dilaporkan di ibu kota, Kabul, dan provinsi Paktika di tenggara.

Militer Pakistan mengakui 23 tentaranya "martir" sementara mengklaim telah membunuh 200 Taliban dan "teroris" yang berafiliasi dengannya. Sebelumnya, menteri dalam negeri Pakistan menyebut serangan Afghanistan tersebut sebagai "tembakan tak beralasan".

Pemerintah Taliban menuduh Pakistan sebagai dalang pengeboman baru-baru ini. Pakistan tidak membenarkan maupun membantah tuduhan tersebut.

Pakistan disebut-sebut telah mendukung para pejuang Taliban selama pemberontakan mereka melawan pendudukan Afghanistan yang dipimpin Amerika Serikat dan merupakan salah satu dari hanya tiga negara yang mengakui pemerintahan Taliban pertama dari tahun 1996 hingga 2001.

Namun, meningkatnya serangan di Pakistan sejak Taliban kembali berkuasa pada tahun 2021 telah memperburuk hubungan kedua negara karena Islamabad menuduh pemerintahan Taliban menyediakan tempat berlindung yang aman bagi para pejuang dari Tehrik-e Taliban Pakistan (TTP), atau Taliban Pakistan. Kabul membantah tuduhan tersebut.

3. Saling Klaim dan Perang Retorika

Serangan Taliban di wilayah perbatasan Pakistan dimulai sekitar pukul 22.00 (17.00 GMT) pada hari Sabtu, dan baku tembak terjadi di beberapa lokasi.

Para pejabat Pakistan dan radio pemerintah mencatat bahwa lokasi-lokasi tersebut termasuk Angoor Adda, Bajaur, Kurram, Dir, dan Chitral – semuanya di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa – dan Bahram Chah di Balochistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!