Trump Tidak Mungkin Raih Hadiah Nobel Perdamaian, tapi Siapa Kandidat Pemenangnya?

Rabu, 08 Oktober 2025 - 18:25 WIB
Bagi Graeger, daftar tindakan Trump yang tidak sejalan dengan cita-cita Hadiah Nobel Perdamaian sangatlah panjang.

Baca Juga: Mungkinkah Hamas dapat Jaminan Gencatan Senjata yang Langgeng dari Israel?

Trump telah menarik AS dari organisasi internasional dan perjanjian multilateral, melancarkan perang dagang melawan sekutu maupun musuh, mengancam akan merebut Greenland dari Denmark secara paksa, memerintahkan Garda Nasional ke kota-kota AS, dan menyerang kebebasan akademik universitas serta kebebasan berekspresi.

“Kami mempertimbangkan gambaran yang utuh,” jelas Jorgen Watne Frydnes, ketua komite beranggotakan lima orang yang menganugerahkan hadiah perdamaian.

“Keseluruhan organisasi atau kepribadian lengkap orang tersebut penting, tetapi yang pertama dan terutama kami lihat adalah apa yang sebenarnya telah mereka capai demi perdamaian,” ujarnya.

Tahun ini, 338 individu dan organisasi telah dinominasikan untuk hadiah perdamaian, dengan daftarnya dirahasiakan selama 50 tahun.

Melansir Al Arabiya, puluhan ribu orang berhak mengusulkan kandidat, termasuk anggota parlemen dan anggota kabinet dari semua negara, mantan penerima hadiah, beberapa profesor universitas, dan anggota komite Nobel.

Pada tahun 2024, penghargaan diberikan kepada kelompok penyintas bom atom Jepang, Nihon Hidankyo, atas upaya mereka dalam melarang senjata nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!