3 Peneliti Sistem Kekebalan Tubuh dari AS dan Jepang Raih Nobel Kedokteran
Senin, 06 Oktober 2025 - 21:10 WIB
Tiga peneliti sistem kekebalan tubuh dari AS dan Jepang raih Nobel Kedokteran. Foto/X/@NobelPrize
STOCKHOLM - Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran dianugerahkan kepada Mary E Brunkow, Fred Ramsdell, dan Shimon Sakaguchi atas karya mereka dalam penelitian tentang fungsi sistem kekebalan tubuh manusia. Penghargaan yang diumumkan oleh Institut Karolinska Swedia pada hari Senin ini akan diberikan kepada ketiganya pada bulan Desember atas "penemuan inovatif mereka mengenai toleransi imun perifer yang mencegah sistem imun merusak tubuh".
"Penelitian ini berkaitan dengan bagaimana kita menjaga sistem imun kita tetap terkendali sehingga kita dapat melawan semua mikroba yang ada dan tetap terhindar dari penyakit autoimun", kata Marie Wahren-Herlenius, seorang profesor reumatologi di Institut Karolinska, dilansir Al Jazeera.
Hadiah sebesar 11 juta kronor Swedia (USD1,17 juta atau Rp19.4 miliar) akan dibagi rata antara Brunkow dan Ramsdell, keduanya berusia 64 tahun, dari Amerika Serikat, dan Sakaguchi, 74 tahun, dari Jepang.
Raja Swedia juga akan menganugerahkan medali emas kepada mereka.
"Penelitian ini berkaitan dengan bagaimana kita menjaga sistem imun kita tetap terkendali sehingga kita dapat melawan semua mikroba yang ada dan tetap terhindar dari penyakit autoimun", kata Marie Wahren-Herlenius, seorang profesor reumatologi di Institut Karolinska, dilansir Al Jazeera.
Hadiah sebesar 11 juta kronor Swedia (USD1,17 juta atau Rp19.4 miliar) akan dibagi rata antara Brunkow dan Ramsdell, keduanya berusia 64 tahun, dari Amerika Serikat, dan Sakaguchi, 74 tahun, dari Jepang.
Raja Swedia juga akan menganugerahkan medali emas kepada mereka.
Lihat Juga :