3 Peneliti Sistem Kekebalan Tubuh dari AS dan Jepang Raih Nobel Kedokteran
Senin, 06 Oktober 2025 - 21:10 WIB
"Penemuan mereka telah meletakkan dasar bagi bidang penelitian baru dan memacu pengembangan pengobatan baru, misalnya untuk kanker dan penyakit autoimun," kata badan pemberi hadiah dalam sebuah pernyataan.
Olle Kampe, ketua Komite Nobel, mengatakan bahwa karya ketiganya telah "menentukan pemahaman kita tentang bagaimana sistem kekebalan tubuh berfungsi".
Karya mereka berawal dari tahun 1995, ketika Sakaguchi membuat penemuan kunci pertama. Brunkow dan Ramsdell membuat terobosan lain pada tahun 2001, sebelum Sakaguchi menghubungkan semua karya mereka dua tahun kemudian.
BacaJuga: 6 Fakta Mossad Terlibat Pembunuhan Pemimpin Italia Pro-Palestina Aldo Moro pada 1978
Thomas Perlmann, Sekretaris Jenderal Komite Nobel, mengatakan ia telah berbicara dengan Sakaguchi melalui telepon pada hari Senin, dan telah meninggalkan pesan suara untuk Brunkow dan Ramsdell.
Olle Kampe, ketua Komite Nobel, mengatakan bahwa karya ketiganya telah "menentukan pemahaman kita tentang bagaimana sistem kekebalan tubuh berfungsi".
Karya mereka berawal dari tahun 1995, ketika Sakaguchi membuat penemuan kunci pertama. Brunkow dan Ramsdell membuat terobosan lain pada tahun 2001, sebelum Sakaguchi menghubungkan semua karya mereka dua tahun kemudian.
BacaJuga: 6 Fakta Mossad Terlibat Pembunuhan Pemimpin Italia Pro-Palestina Aldo Moro pada 1978
Thomas Perlmann, Sekretaris Jenderal Komite Nobel, mengatakan ia telah berbicara dengan Sakaguchi melalui telepon pada hari Senin, dan telah meninggalkan pesan suara untuk Brunkow dan Ramsdell.
Lihat Juga :