Australia dan PNG Teken Pakta Perang: Tentara Ausie Pasang Badan Jika Papua Nugini Diserang

Senin, 06 Oktober 2025 - 09:45 WIB
Berdasarkan Perjanjian Pukpuk, baik Australia maupun PNG mengakui serangan terhadap salah satu pihak sebagai ancaman bagi diri mereka sendiri dan diwajibkan untuk saling membela.

Perjanjian ini juga memungkinkan hingga 10.000 warga Papua Nugini untuk bergabung dengan Pasukan Pertahanan Australia dan mencegah kedua negara dari "kegiatan, perjanjian, atau pengaturan apa pun dengan pihak ketiga tidak akan membahayakan kemampuan salah satu pihak untuk mengimplementasikan perjanjian tersebut"—sebuah isyarat terselubung kepada China.

PM Albanese seharusnya menandatangani Perjanjian Pukpuk di Port Moresby ketika dia berkunjung bulan lalu, tetapi ditunda karena kabinet nasional PNG tidak dapat bertemu untuk menyetujuinya.

Baik Albanese maupun Marape bersikeras pada saat itu bahwa tidak ada penundaan dan itu murni masalah prosedural.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!