Kunjungan Xi Jinping ke Xinjiang Tuai Sorotan, Apa yang Terjadi?

Kamis, 02 Oktober 2025 - 08:51 WIB

Penahanan, Kerja Paksa, dan Penghapusan Budaya



Laporan internasional memperkuat peringatan Elkun. Laporan PBB tahun 2022 menuduh China melakukan “pelanggaran HAM serius” di Xinjiang yang berpotensi masuk kategori kejahatan terhadap kemanusiaan. Laporan Atlantic Council tahun 2022 memperkirakan setidaknya setengah juta orang Uighur telah ditahan di penjara atau pusat yang disebut “pelatihan vokasional", namun digambarkan para penyintas sebagai kamp interniran.

Akademisi seperti Darren Byler dari Simon Fraser University menekankan bahwa wilayah tersebut telah berubah menjadi “ruang pengawasan berteknologi tinggi", di mana pergerakan, komunikasi, hingga perilaku digital warga Uighur dilacak.

Meski Beijing telah mengurangi tampilan pos-pos pemeriksaan agar tidak mencolok, Byler mengatakan kepada DW bahwa “sistem pengenalan wajah dan pelacakan plat nomor tetap berfungsi. Jika Anda warga Xinjiang, pemerintah pada dasarnya selalu tahu posisi Anda.”

Di sisi lain, program kerja paksa terus memindahkan warga Uighur ke sektor tekstil, pertanian, dan manufaktur. Analis berpendapat, program ini dirancang untuk mengasimilasi mereka ke dalam tenaga kerja yang dikendalikan negara, sambil meruntuhkan identitas budaya dan agama mereka.

Pariwisata Menutupi Represi



Data resmi menunjukkan Xinjiang tengah mengalami lonjakan sektor pariwisata. Media pemerintah, China Daily,melaporkan wilayah itu menerima 302 juta kunjungan wisata tahun lalu, menghasilkan lebih dari 50 miliar dolar AS. Dalam peringatan tersebut, Xi menyerukan integrasi lebih lanjut antara pariwisata dan budaya.

Namun, sejumlah pakar menilai “ledakan pariwisata” itu justru menutupi kondisi nyata. Timothy Grose, profesor Studi China di Rose-Hulman Institute of Technology, mengatakan kepada DW bahwa wisatawan hanya diperlihatkan atraksi yang dikurasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!