4 Alasan Hamas Tolak Tony Balir Pimpin Gaza, Salah Satunya Mantan PM Inggris Itu Adalah Saudara Iblis
Selasa, 30 September 2025 - 04:55 WIB
Ia menekankan bahwa pengelolaan urusan Palestina di Gaza atau Tepi Barat sepenuhnya merupakan urusan Palestina dan harus diputuskan melalui konsensus nasional, bukan didikte oleh aktor regional maupun internasional.
Ia mengatakan bahwa Hamas tidak berniat memerintah Gaza atau Palestina tanpa partisipasi kelompok Palestina lainnya, menambahkan bahwa bahkan sebelum Desember 2023, dan eskalasi genosida Israel, kelompok tersebut telah memberi tahu faksi dan organisasi Palestina lainnya tentang posisi ini.
The Times of Israel melaporkan pada 17 September bahwa Blair telah menyiapkan proposal terperinci, yang didukung oleh Presiden AS Donald Trump dan menantunya, Jared Kushner, untuk membentuk apa yang disebut Otoritas Transisi Internasional Gaza (GITA).
Badan tersebut akan mengelola wilayah pesisir untuk sementara waktu setelah perang sebelum menyerahkan kekuasaan kepada Otoritas Palestina (PA).
Proposal tersebut dengan tegas membayangkan perlucutan senjata, demobilisasi, dan reintegrasi (DDR) Hamas, yang telah memerintah Gaza sejak 2007.
3. Rakyat Palestina Berhak Memimpin Wilayahnya Sendiri
"Rakyat Palestina mampu mengelola diri mereka sendiri; "Kami memiliki sumber daya dan keahlian untuk menjalankan urusan kami sendiri dan hubungan kami dengan kawasan dan dunia," ujarnya.Ia mengatakan bahwa Hamas tidak berniat memerintah Gaza atau Palestina tanpa partisipasi kelompok Palestina lainnya, menambahkan bahwa bahkan sebelum Desember 2023, dan eskalasi genosida Israel, kelompok tersebut telah memberi tahu faksi dan organisasi Palestina lainnya tentang posisi ini.
The Times of Israel melaporkan pada 17 September bahwa Blair telah menyiapkan proposal terperinci, yang didukung oleh Presiden AS Donald Trump dan menantunya, Jared Kushner, untuk membentuk apa yang disebut Otoritas Transisi Internasional Gaza (GITA).
Badan tersebut akan mengelola wilayah pesisir untuk sementara waktu setelah perang sebelum menyerahkan kekuasaan kepada Otoritas Palestina (PA).
4. Senjata Hamas Akan Dilucuti
Menurut rencana Blair, sebuah dewan internasional yang terdiri dari 7-10 anggota, termasuk delegasi Palestina, tokoh PBB dan internasional, serta perwakilan negara-negara regional, akan dibentuk untuk mengeluarkan keputusan yang mengikat dan menyetujui undang-undang.Proposal tersebut dengan tegas membayangkan perlucutan senjata, demobilisasi, dan reintegrasi (DDR) Hamas, yang telah memerintah Gaza sejak 2007.
Lihat Juga :