Takut Diintai Rusia, Denmark Larang Semua Penerbangan Drone
Senin, 29 September 2025 - 17:35 WIB
Secara terpisah, Jerman menyatakan bahwa setelah permintaan dari Denmark, angkatan bersenjatanya akan memberikan dukungan militer untuk KTT Uni Eropa mendatang melalui "kemampuan Sistem Pesawat Nirawak Anti-kecil", yang juga dikenal sebagai C-sUAS, yaitu sistem deteksi yang menggunakan teknologi radar, optik, dan akustik.
Swedia sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka akan "meminjamkan Denmark kemampuan anti-drone militer" tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Ketegangan meningkat di Denmark menyusul beberapa laporan penampakan drone pekan lalu yang memaksa bandara-bandara Denmark ditutup sementara.
Menteri Kehakiman Denmark, Peter Hummelgaard, mengatakan pada 25 September bahwa tujuan penerbangan lintas udara ini adalah untuk menebar ketakutan dan perpecahan.
Dia menambahkan bahwa negara tersebut akan mencari cara lain untuk menetralisir drone, termasuk mengusulkan undang-undang yang memungkinkan pemilik infrastruktur untuk menembak jatuh drone tersebut.
Meskipun belum jelas siapa yang berada di balik aktivitas drone tersebut, Perdana Menteri Denmark dan Sekretaris Jenderal NATO mengatakan pekan lalu bahwa keterlibatan Rusia tidak dapat dikesampingkan.
Swedia sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka akan "meminjamkan Denmark kemampuan anti-drone militer" tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Ketegangan meningkat di Denmark menyusul beberapa laporan penampakan drone pekan lalu yang memaksa bandara-bandara Denmark ditutup sementara.
Menteri Kehakiman Denmark, Peter Hummelgaard, mengatakan pada 25 September bahwa tujuan penerbangan lintas udara ini adalah untuk menebar ketakutan dan perpecahan.
Dia menambahkan bahwa negara tersebut akan mencari cara lain untuk menetralisir drone, termasuk mengusulkan undang-undang yang memungkinkan pemilik infrastruktur untuk menembak jatuh drone tersebut.
Meskipun belum jelas siapa yang berada di balik aktivitas drone tersebut, Perdana Menteri Denmark dan Sekretaris Jenderal NATO mengatakan pekan lalu bahwa keterlibatan Rusia tidak dapat dikesampingkan.
(ahm)
Lihat Juga :