5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang

Minggu, 28 September 2025 - 20:45 WIB
Baca Juga: Jerman Darurat Sifilis, Ini Ternyata Pemicunya!

4. Partai Berkuasa di Distrik Dituduh Jadi Dalang

Ketika ditanya apakah TVK tidak memercayai penyelidikan polisi negara bagian, pengacara tersebut menjawab, "Ada konspirasi kriminal. Kami menerima informasi yang dapat dipercaya dari penduduk setempat, dan kami memiliki beberapa rekaman CCTV. Rekaman itu menunjukkan adanya konspirasi kriminal oleh beberapa fungsionaris partai berkuasa di distrik Karur."

Menanggapi tuduhan pemerintah DMK bahwa demonstrasi tersebut melanggar pedoman keselamatan yang ditetapkan oleh polisi, Arivazhagan mengatakan, "Kami tidak melanggar ketentuan apa pun yang ditetapkan oleh polisi, kami tidak melanggarnya." Ia mengatakan TVK telah menyelenggarakan beberapa acara selama beberapa bulan terakhir di Madurai, Trichy, Ariyalur, Thiruvarur, Nagapattinam, dan Namakkal. "Bagaimana ini bisa terjadi di Karur, itulah pertanyaannya. Hal ini menimbulkan keraguan."

DMK belum berkomentar mengenai tuduhan konspirasi tersebut. Syed Hafeezullah, juru bicara partai, mengatakan kepada NDTV, "Kami tidak ingin mempolitisasi hal ini. Hukum akan berjalan sebagaimana mestinya. Mereka yang melontarkan tuduhan semacam itu sebaiknya terlebih dahulu mengintrospeksi perilaku pimpinan partai mereka."

5. Penundaan Kedatangan Vijay Disorot

Sumber di pemerintah negara bagian mengatakan orang-orang telah berkumpul di lokasi demonstrasi Karur sejak siang hari, tetapi Vijay baru tiba sekitar pukul 19.00. Kerumunan 27.000 orang berkumpul di lokasi berkapasitas sekitar 10.000 orang tersebut. Sumber tersebut mengklaim penundaan itu disengaja dan para pemimpin TVK ingin massa semakin banyak.

Menepis klaim ini, pengacara TVK mengatakan, "Penundaan itu bukan kesalahan kami. Penundaan itu disebabkan oleh lalu lintas yang buruk. Itulah alasan kami tidak dapat mencapai tujuan tepat waktu."

Pemerintah negara bagian telah merespons tragedi tersebut dengan tegas, dengan melaporkan pelanggaran keselamatan di demonstrasi Karur. Sekretaris Jenderal TVK, N Anand, Sekretaris Jenderal Gabungan, Nirmal Kumar, dan Sekretaris Distrik Karur Barat, VP Mathiyazhagan, kini menghadapi kasus pembunuhan berencana yang tidak termasuk dalam kategori pembunuhan berencana, dan kasus-kasus lainnya di kepolisian. Pemerintah negara bagian juga telah memerintahkan penyelidikan yudisial yang dipimpin oleh seorang pensiunan hakim Pengadilan Tinggi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!