Rakyat Selandia Baru Marah Besar ketika Pemerintahannya Tak Akui Negara Palestina
Minggu, 28 September 2025 - 14:38 WIB
"Pemerintah Selandia Baru percaya bahwa mereka memiliki satu kesempatan untuk mengakui kenegaraan Palestina, dan akan lebih masuk akal untuk melakukannya ketika kondisi menawarkan prospek perdamaian dan negosiasi yang lebih besar daripada saat ini," katanya.
Baca Juga: NATO Tak Berkutik, Drone Tak Dikenal Ganggu Pangkalan Militer Denmark
Peters mengatakan kepada Majelis Umum bahwa bantuan harus mengalir ke Gaza dan kekerasan harus dihentikan.
Pemerintah mengumumkan kontribusi keuangan besar tambahan untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza, ujarnya.
Chloe Swarbrick, salah satu pemimpin Partai Hijau, juga bereaksi keras terhadap keputusan negaranya dan mengkritik pemerintah karena tidak bergabung dengan negara-negara sepaham untuk mengakui Palestina di Majelis Umum.
Baca Juga: NATO Tak Berkutik, Drone Tak Dikenal Ganggu Pangkalan Militer Denmark
Peters mengatakan kepada Majelis Umum bahwa bantuan harus mengalir ke Gaza dan kekerasan harus dihentikan.
Pemerintah mengumumkan kontribusi keuangan besar tambahan untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza, ujarnya.
Chloe Swarbrick, salah satu pemimpin Partai Hijau, juga bereaksi keras terhadap keputusan negaranya dan mengkritik pemerintah karena tidak bergabung dengan negara-negara sepaham untuk mengakui Palestina di Majelis Umum.
Lihat Juga :