Anggap Israel Jadi Ancaman, Turki dan Mesir Gelar Latihan Perang

Rabu, 24 September 2025 - 19:59 WIB

3. Mewaspadai Ekspansionis Israel

Hany Elgamal, seorang peneliti urusan regional dan internasional di Mesir, menafsirkan kerja sama ini melalui lensa geopolitik yang lebih luas.

“Ini merupakan peringatan bagi Israel dan sekutunya bahwa ada cara lain yang dapat digunakan Mesir dan sekutunya di kawasan ini untuk menggagalkan” rencana ekspansionis mereka di kawasan tersebut, ujar Elgamal kepada TRT World.

Ia menekankan bahwa kerja sama Mesir-Turki meresahkan Israel, terutama mengingat semakin seringnya Israel menggunakan Siprus yang dikelola Yunani sebagai pangkalan militer.

Latihan militer gabungan ini dilakukan di tengah meningkatnya tekanan global terhadap Israel untuk mengakhiri perang genosida di Gaza, dengan Inggris, Australia, dan Kanada secara resmi mengakui negara Palestina.

Lebih dari satu dekade lalu, Turki dan Mesir terlibat dalam perselisihan tajam karena alasan politik.

Selain keamanan, pemulihan hubungan ini juga berakar pada posisi bersama terkait konflik regional. Kedua pakar menyoroti pentingnya sikap bersama terhadap Gaza, Suriah, dan keamanan energi.

4. Mengakhiri Perbedaan Politik, Bersatu untuk Membangun Konsensus

Olcar mengingatkan bahwa Ankara dan Kairo mencapai konsensus tentang perlunya gencatan senjata di Gaza dan penyediaan bantuan kemanusiaan, yang menggambarkan tindakan Israel sebagai genosida.

Ia menambahkan bahwa kedua negara sepakat untuk mendukung integritas dan stabilitas wilayah Suriah.

Sementara itu, Elgamal menekankan bahwa Kairo dan Ankara memiliki kesepahaman dalam mencegah Suriah menjadi tempat berkembangnya perpecahan sektarian di Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!