Anggap Israel Jadi Ancaman, Turki dan Mesir Gelar Latihan Perang

Rabu, 24 September 2025 - 19:59 WIB
Namun, dimensi militer tetap menjadi sentral. Olcar menegaskan bahwa latihan angkatan laut ini tidak boleh dipandang sebagai manuver taktis sementara, melainkan sebagai bagian dari penyelarasan strategis jangka panjang.

“Sebanyak 17 nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani tahun lalu…akan memberikan dukungan signifikan bagi sejumlah kegiatan seperti upaya kerja sama strategis tingkat tinggi. Dalam hal ini, tampaknya tidak bersifat sementara,” ujarnya.

Ia juga menyarankan perluasan cakupan latihan semacam itu untuk mencakup negara-negara Mediterania seperti Spanyol dan Italia, yang pemerintahnya telah menyatakan pandangan kritis terhadap kekejaman Israel di Gaza, sehingga memperluas blok yang sedang berkembang.

Elgamal, di sisi lain, menggarisbawahi aspek ekonomi dan teknologi.

Ia merujuk pada nota kesepahaman yang ditandatangani di Kairo pada bulan Maret antara Organisasi Arab untuk Industrialisasi dan perusahaan pertahanan Turki Havelsan, yang membuka jalan bagi produksi drone bersama di Mesir.

“Ini adalah langkah yang akan mengarah pada lokalisasi teknologi drone di pabrik Qadir, salah satu pabrik militer terpenting di Mesir, yang akan menempatkan Mesir di peta produksi drone global,” jelasnya.

Menurutnya, kerja sama semacam ini menggarisbawahi bahwa Kairo tidak hanya menginginkan keuntungan keamanan langsung tetapi juga manfaat industri jangka panjang dari pemulihan hubungannya dengan Turki.

Latihan gabungan dengan angkatan laut Turki yang kuat juga meningkatkan profil dan kapasitas militer Mesir, yang baru-baru ini melakukan latihan Bright Star dengan Amerika Serikat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!