Dibela China, Taliban Tolak Serahkan Kembali Pangkalan Afghanistan kepada AS

Minggu, 21 September 2025 - 13:17 WIB
Trump juga menuduh bahwa China menggunakan pangkalan tersebut, tanpa memberikan bukti atas tuduhannya. Kabul juga membantah klaim Trump.

Trump mengeklaim sedang berunding dengan para pemimpin Afghanistan mengenai masalah ini, dengan alasan bahwa Washington membutuhkan pangkalan tersebut karena lokasinya yang dekat dengan beberapa infrastruktur nuklir utama China.

Sementara itu, China mendukung sikap Taliban yang menolak kembalinya pasukan AS ke Pangkalan Udara Bagram.

“China menghormati kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas teritorial Afghanistan. Masa depan Afghanistan harus berada di tangan rakyat Afghanistan,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian.

“Menimbulkan ketegangan dan konfrontasi di kawasan tidak akan didukung,” imbuh dia.

Namun Trump mengancam Afghanistan jika menolak menyerahkan Pangkalan Udara Bagram kepada militer Washington. Dia mengisyaratkan akan ada "hukuman" kepada negara yang sekarang dikendalikan Taliban tersebut.

"Jika Afghanistan tidak mengembalikan Pangkalan Udara Bagram kepada mereka yang membangunnya, Amerika Serikat, HAL-HAL BURUK AKAN TERJADI!!!" tulis pemimpin berusia 79 tahun itu di platform Truth Social miliknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!