Sukses Cegat MiG-31 yang Bermanuver 12 Menit, NATO Sebut Rusia Ceroboh
Sabtu, 20 September 2025 - 18:35 WIB
Menurut pasukan pertahanan Estonia, helikopter tersebut memasuki wilayah udara negara itu selama sekitar empat menit tanpa melakukan kontak dengan pengawas lalu lintas udara.
Helikopter itu juga tidak memiliki rencana penerbangan, transpondernya dimatikan, dan tidak berkomunikasi dengan pengawas lalu lintas udara Estonia. Insiden serupa terjadi pada 13 Mei dan 22 Juni.
Pekan lalu, Polandia dan sekutu NATO-nya, Italia dan Belanda, mengerahkan jet tempur untuk mencegat sekitar 20 pesawat nirawak Rusia yang berkeliaran di wilayah udaranya. Beberapa di antaranya ditembak jatuh.
Inggris, Jerman, dan Prancis mengumumkan rencana untuk memperkuat patroli udara gabungan dengan lebih banyak jet tempur yang ditempatkan di sayap timur NATO.
Beberapa sekutu NATO lainnya mengeluhkan pada hari Jumat tentang dugaan serangan terbaru tersebut.
Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengunggah di media sosial bahwa insiden tersebut "menggambarkan keseriusan ancaman Rusia terhadap keamanan Eropa dan fakta bahwa kesiapan kami dan NATO terus diuji".
Helikopter itu juga tidak memiliki rencana penerbangan, transpondernya dimatikan, dan tidak berkomunikasi dengan pengawas lalu lintas udara Estonia. Insiden serupa terjadi pada 13 Mei dan 22 Juni.
Pekan lalu, Polandia dan sekutu NATO-nya, Italia dan Belanda, mengerahkan jet tempur untuk mencegat sekitar 20 pesawat nirawak Rusia yang berkeliaran di wilayah udaranya. Beberapa di antaranya ditembak jatuh.
Inggris, Jerman, dan Prancis mengumumkan rencana untuk memperkuat patroli udara gabungan dengan lebih banyak jet tempur yang ditempatkan di sayap timur NATO.
Beberapa sekutu NATO lainnya mengeluhkan pada hari Jumat tentang dugaan serangan terbaru tersebut.
Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengunggah di media sosial bahwa insiden tersebut "menggambarkan keseriusan ancaman Rusia terhadap keamanan Eropa dan fakta bahwa kesiapan kami dan NATO terus diuji".
(ahm)
Lihat Juga :