Inggris Tangkap 3 Terduga Mata-mata Rusia saat Trump Berkunjung

Jum'at, 19 September 2025 - 00:02 WIB
Kepolisian Metropolitan London mengatakan dua pria dan seorang wanita ditangkap di sebuah alamat di Essex, sebuah wilayah di sebelah timur ibu kota.

Ketiganya didakwa memiliki dokumen identitas palsu, yang disebut-sebut mencakup paspor untuk beberapa negara, termasuk Inggris, Bulgaria, Prancis, Italia, Spanyol, Yunani, dan Republik Ceko.

Ketiganya ditahan pada hari Rabu oleh petugas kontraterorisme dalam penyelidikan dugaan pelanggaran undang-undang keamanan nasional dengan membantu dinas intelijen Rusia.

Menurut laporan BBC, ketiga diidentifikasi sebagai Orlin Roussev (45), Biser Dzhambazov (42), dan Katrin Ivanova (31). Semuanya adalah warga negara Bulgaria, dan telah dibebaskan dengan jaminan.

Kepala Komando Antiterorisme Kepolisian Metropolitan, Dominic Murphy, mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Melalui penyelidikan kasus keamanan nasional kami baru-baru ini, kami melihat semakin banyak orang yang kami sebut sebagai 'proksi' direkrut oleh badan intelijen asing."

"Memang, dua pemuda Inggris sedang menunggu hukuman setelah mereka direkrut oleh Wagner Group—yang pada dasarnya adalah negara Rusia—untuk melakukan pembakaran di gudang yang terkait dengan Ukraina," kata Murphy, yang dikutip Newsweek, Kamis (18/9/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!