Upaya Pembunuhan Israel di Qatar, Pejabat Hamas Ungkap Kejadian Sebenarnya

Kamis, 18 September 2025 - 06:32 WIB
"Amerika Serikat telah menunjukkan mereka bukan mediator, melainkan mitra dalam genosida," tegas Hamad menyimpulkan, menekankan ancaman Trump terhadap tahanan Israel tidak akan mendikte tindakan Hamas.

Ia mengatakan gerakan tersebut beroperasi dalam kerangka agama dan hukum, sementara pemboman Israel yang membabi buta justru membahayakan nyawa para tahanan.

Ini adalah pernyataan publik pertama Hamad sejak serangan Doha pada 9 September, yang menewaskan lima warga Palestina dan seorang tentara Qatar.

Baca juga: Lebih Berbahaya Dibanding S-300, Pertahanan Udara Israel di Siprus Bisa Capai Turki
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!