Trump Bicara Opsi AS Invasi Venezuela: Kita Lihat Saja Apa yang Terjadi

Senin, 15 September 2025 - 15:52 WIB
Maduro bersikeras bahwa pemerintahnya telah memberantas semua jaringan perdagangan narkoba utama dan mengalahkan geng-geng terkemuka. Berbicara kepada Russia Today pada Kamis lalu, dia mengatakan bahwa Washington menggunakan perang melawan pengedar narkoba sebagai dalih untuk mendapatkan akses ke sumber daya alam negara yang melimpah.

Menurut Maduro, tindakan-tindakan AS sesuai dengan "rencana perang" yang lebih luas yang bertujuan untuk menundukkan dunia di bawah kehendak AS.

Hubungan antara kedua negara telah tegang selama bertahun-tahun. Washington menolak untuk mengakui terpilihnya kembali Maduro pada tahun 2018 dan menjatuhkan sanksi besar-besaran sambil mendukung oposisi.

Baru-baru ini, ketegangan militer meningkat dengan AS menenggelamkan sebuah kapal Venezuela, yang diklaim membawa anggota geng Tren de Aragua. Setelah insiden tersebut, dua jet Venezuela melakukan penerbangan udara di atas sebuah kapal perang AS. Trump mengatakan pesawat-pesawat Venezuela bisa ditembak jatuh jika mereka menimbulkan ancaman bagi kapal-kapal Amerika.

Bulan lalu, Caracas mengerahkan 15.000 tentara di dekat Kolombia dan kemudian meningkatkan jumlahnya menjadi 25.000 di negara-negara perbatasan dan pesisir yang digambarkan sebagai "rute perdagangan narkoba."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova sebelumnya memperingatkan bahwa situasi di sekitar Venezuela sedang "meningkat secara tidak dapat diterima", dengan potensi konsekuensi yang luas bagi keamanan regional dan global.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!