Tucker Carlson Klaim Mata-mata Israel Mengetahui Serangan 9/11 di AS

Kamis, 11 September 2025 - 16:35 WIB
“Benjamin Netanyahu di depan kamera, tepat setelah (serangan), mengatakan bahwa itu adalah hal yang baik karena membawa Amerika Serikat ke dalam konflik yang telah melibatkan kita secara eksistensial selama beberapa dekade,” tambahnya.

Carlson tampaknya merujuk pada pernyataan Netanyahu pada tahun 2002 dalam sidang dengar pendapat DPR AS, ketika ia mengatakan negara-negara demokrasi "terkadang harus dibom untuk berperang" dan menyamakan peristiwa 9/11 dengan serangan Pearl Harbor.

Jurnalis tersebut juga menyinggung kasus "mahasiswa seni Israel", dengan menyatakan pengetahuan publik tentang hal itu sangat terbatas, dan laporan-laporan tentangnya akhirnya menghilang.

"Kita tahu bahwa sekelompok 'mahasiswa seni Israel' - yang jelas bukan mahasiswa seni, beberapa di antaranya jelas berpihak pada intelijen Israel - ditangkap dan ditahan cukup lama di AS sebelum dibebaskan tanpa tuduhan. Dan kita tahu bahwa sekelompok dari mereka - saya mengutip dokumen FBI, bukan internet - merekam serangan 9/11, dan... 'tampaknya memiliki pengetahuan sebelumnya' tentang serangan-serangan tersebut," ujar Carlson.

Penampakan pertama "mahasiswa seni Israel" terjadi pada akhir tahun 2000, ketika mereka mulai muncul di gedung-gedung lembaga penegak hukum dan militer federal AS, mencoba menjajakan karya seni dan bersosialisasi dengan para agen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!