AS Beri Syarat Turki Berhenti Dukung Hamas Jika Ingin Beli Jet Tempur Siluman F-35

Selasa, 09 September 2025 - 11:08 WIB
Para anggota Parlemen yang mendukung amandemen tersebut menyebutkan beberapa kekhawatiran, termasuk akuisisi Turki atas sistem pertahanan rudal S-400 Rusia, pelanggaran berulang kali terhadap wilayah udara Yunani, dan perselisihan mengenai Siprus Utara.

Gus Bilirakis dari Partai Republik dan Brad Schneider dari Partai Demokrat mengatakan amandemen yang diajukan akan melarang penjualan F-35 kepada Ankara kecuali Gedung Putih menyatakan bahwa Turki tidak "secara substansial mendukung Hamas atau salah satu faksinya."

Amandemen lain mewajibkan Departemen Luar Negeri, Pertahanan, dan Keuangan AS untuk melakukan investigasi terperinci dan menyerahkan laporan bersama kepada Kongres yang mengkaji apakah Turki menyembunyikan anggota Hamas atau aset keuangannya, atau mengizinkan pejabat kelompok tersebut beroperasi dari wilayahnya.

Mengutip dari Middle East Monitor, Selasa (9/9/2025), laporan tersebut, yang diminta dalam 180 hari, akan menilai risiko keamanan bagi AS dan sekutunya, aktivitas kelompok-kelompok milisi termasuk Hamas, Hizbullah, dan Garda Revolusi Iran, sejarah terorisme, ancaman terhadap personel dan pangkalan AS, serta tanggapan Turki terhadap ancaman-ancaman tersebut.

Turki telah dikeluarkan dari program F-35 pada tahun 2019 setelah membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia. Sementara Ankara terus menuntut penerimaan kembali dalam program itu, Kongres AS telah berulang kali berupaya untuk mensyaratkan pengembalian tersebut dengan jaminan politik dan keamanan yang ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!