Kabel Laut Merah Putus, Akses Internet Asia dan Timur Tengah Lumpuh
Minggu, 07 September 2025 - 18:35 WIB
Pada awal 2024, pemerintah Yaman yang diakui internasional di pengasingan menuduh bahwa Houthi berencana menyerang kabel bawah laut di Laut Merah.
Beberapa kabel diputus, tetapi Houthi membantah bertanggung jawab.
Pada Minggu pagi, saluran berita satelit Al Masirah milik Houthi mengakui bahwa pemutusan sambungan telah terjadi.
Dari November 2023 hingga Desember 2024, Houthi menargetkan lebih dari 100 kapal dengan rudal dan drone.
Dalam kampanye mereka sejauh ini, Houthi telah menenggelamkan empat kapal dan menewaskan sedikitnya delapan pelaut.
Houthi menghentikan serangan mereka selama gencatan senjata singkat dalam perang tersebut.
Mereka kemudian menjadi sasaran kampanye serangan udara intensif selama berminggu-minggu yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump sebelum ia menyatakan gencatan senjata telah dicapai dengan kelompok tersebut.
Houthi menenggelamkan dua kapal pada bulan Juli, menewaskan sedikitnya empat orang di dalamnya, sementara kapal-kapal lainnya diyakini masih ditawan oleh kelompok tersebut.
Beberapa kabel diputus, tetapi Houthi membantah bertanggung jawab.
Pada Minggu pagi, saluran berita satelit Al Masirah milik Houthi mengakui bahwa pemutusan sambungan telah terjadi.
Dari November 2023 hingga Desember 2024, Houthi menargetkan lebih dari 100 kapal dengan rudal dan drone.
Dalam kampanye mereka sejauh ini, Houthi telah menenggelamkan empat kapal dan menewaskan sedikitnya delapan pelaut.
Houthi menghentikan serangan mereka selama gencatan senjata singkat dalam perang tersebut.
Mereka kemudian menjadi sasaran kampanye serangan udara intensif selama berminggu-minggu yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump sebelum ia menyatakan gencatan senjata telah dicapai dengan kelompok tersebut.
Houthi menenggelamkan dua kapal pada bulan Juli, menewaskan sedikitnya empat orang di dalamnya, sementara kapal-kapal lainnya diyakini masih ditawan oleh kelompok tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :