Militer Israel Sengaja Tidak Perketat Keamanan sebelum Serangan 7 Oktober

Rabu, 03 September 2025 - 21:55 WIB
Pada bulan Desember 2024, Kepala Staf Israel saat itu, Herzi Halevi, memberhentikan Cohen dari jabatannya, menurut Haaretz.

Tentara Israel belum memberikan komentar mengenai masalah ini.

Pada 7 Oktober 2023, Hamas melancarkan serangan lintas batas ke Israel, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera banyak orang.

Tentara Israel sejak itu melancarkan serangan militer brutal di Jalur Gaza, menewaskan lebih dari 63.600 warga Palestina di Gaza. Kampanye militer tersebut telah menghancurkan wilayah kantong tersebut, yang kini menghadapi kelaparan.

November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang yang dilakukannya di wilayah kantong tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!